Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Dibully di Medsos, Koster: Hidup Mulia Membuat Orang Bahagia
BERITABALI.COM, BULELENG.
Gubernur Bali Wayan Koster menanggapi dengan sikap santai berbagai kritik hingga perundungan (bullying) yang kerap dialamatkan kepadanya melalui media sosial. Ia menegaskan, sebagai pemimpin daerah, fokus utamanya adalah bekerja dan memberikan hasil nyata bagi masyarakat Bali, bukan terjebak dalam perdebatan di ruang digital.
Menurut Koster, kritik dan komentar pedas di media sosial merupakan konsekuensi yang tidak terpisahkan dari jabatan publik. Hal tersebut justru menjadi bagian dari dinamika kepemimpinan sekaligus ujian ketahanan mental seorang pemimpin.
"Dibully itu risiko sebagai pemimpin. Bagian dari dinamika, menguji ketahanan mental kita. Kalau diladenin, berarti kita tidak tahan. Medsos sekarang galak-galak. Tidak apa-apa, itu menguji kekuatan mental," ujar Koster saat memberikan sambutan pada peletakan batu pertama pembangunan shortcut titik 9–10, Rabu (7/1).
Gubernur asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng itu mengaku tetap menikmati dinamika kritik di media sosial. Ia bahkan menyatakan memberi ruang seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin mengkritik maupun membully dirinya.
Bagi Koster, kritik tidak harus dihindari, melainkan dijadikan bagian dari proses evaluasi dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia menegaskan tetap bekerja dengan tenang dan konsisten, tanpa terganggu oleh komentar negatif.
"Saya sangat menikmati bully-bully itu. Kalau tidak ada bully dunia sepi. Kita tidak tau mana baik dan buruk. Kalau dengan membully dia hidupnya bahagia, beri kesempatan membuli seluas-luasnya supaya hidupnya makin bahagia. Karena hidup paling mulia itu membuat orang lain bahagia. Bully lah sepuas-puasnya, saya siap menampung. Kita tidak bisa melarang," tegas Koster.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3858 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1929 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1690 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1517 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1511 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun