Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Empat Jalan Baru Badung Dikebut, Target Rampung Akhir 2026
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemerintah Kabupaten Badung terus mematangkan rencana pembukaan empat akses jalan baru sebagai upaya mengurai kemacetan di sejumlah titik strategis. Saat ini, proses pembebasan lahan untuk proyek tersebut sudah berjalan dan sebagian di antaranya telah rampung.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengatakan, setelah pembebasan lahan selesai, tahapan selanjutnya akan masuk pada proses tender pembangunan fisik. Hal itu disampaikannya saat ditemui di Kantor Bupati Badung, Puspem Badung, Kamis (7/1).
“Ya ini kan sudah pembebasan lahan dan sudah ada beberapa yang rampung untuk pembebasan lahan tersebut selanjutnya akan mulai berproses pada tahap mulai tender untuk pembangunan fisik, astungkara pada akhir 2026 akan segera diselesaikan. Dengan dana pinjaman daerah ini, astungkara bisa secepatnya di buka 4 ruas jalan baru untuk mengatasi kemacetan,” ujarnya.
Sebelumnya, Pemkab Badung merencanakan percepatan pembangunan empat ruas jalan tersebut melalui skema pinjaman daerah kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dengan nilai mencapai Rp2,8 triliun.
Empat ruas jalan yang saat ini sedang dalam proses pembebasan lahan meliputi Trase Jalan Pecatu–Melasti, Trase Pasar Desa Adat Pecatu–Jalan Raya Uluwatu, Trase Banjar Semer–Jalan Teuku Umar Barat, serta Trase Subak Sari–Banjar Semer.
Bupati Wayan Adi Arnawa menjelaskan, khusus untuk trase Subak Sari–Banjar Semer, akan dilakukan pelebaran jalan guna mengatasi kemacetan yang selama ini terjadi di kawasan tersebut.
“Yang trase Subak Sari - Banjar Semer Kerobokan itu akan dilakukan perluasan jalan untuk mengatasi kemacetan yang terjadi sekarang. Jadi, trase tersebut yang sudah siap untuk pembangunan fisik, astungkara bisa segera selesai,” imbuhnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Badung
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli