Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Dekranasda Bali Fashion Day Catat Transaksi Rp255 Juta Lebih
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat Industri Kecil dan Menengah (IKM) lokal melalui penyelenggaraan Dekranasda Bali Fashion Day (DBFD) 2026.
Kegiatan perdana yang digelar di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Senin (26/1) malam, berhasil mencatat transaksi penjualan produk IKM Bali Bangkit lebih dari Rp255 juta hanya dalam satu kali pelaksanaan. Capaian ini menjadi bukti kuat bahwa produk IKM Bali memiliki daya tarik pasar sekaligus nilai ekonomi yang menjanjikan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali selaku Ketua Harian Dekranasda Provinsi Bali dalam laporannya pada pelaksanaan DBFD 2026 yang dihadiri Ibu Nancy Prananda Prabowo, Gubernur Bali Wayan Koster, serta Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ibu Putri Koster, bersama para Ketua Organisasi Wanita, Ketua Dekranasda kabupaten/kota se-Bali, dan jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali.
“Dekranasda Bali Fashion Day merupakan gagasan Ibu Ketua Dekranasda Provinsi Bali untuk secara nyata mengangkat omzet pameran IKM Bali Bangkit. Dalam satu kali pelaksanaan pada Senin malam ini, tercatat transaksi penjualan lebih dari Rp255 juta berdasarkan data aplikasi yang bekerja sama dengan Bali Mall,” ujarnya.
Pada pelaksanaan perdana DBFD 2026, kegiatan ini melibatkan empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfo), Dinas Pariwisata, serta Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga, dengan total 108 model. Seluruh busana yang ditampilkan merupakan produk IKM yang dibeli langsung dari tenant pameran IKM Bali Bangkit. Nilai transaksi tersebut diperkirakan masih berpotensi bertambah karena belum seluruh pembelian tercatat dalam sistem.
DBFD 2026 mengusung tema Wastra Hitakara, yang menekankan bahwa keindahan wastra dan busana Bali tidak hanya bernilai seni dan estetika, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi para pelaku IKM. Sejumlah kategori busana ditampilkan, mulai dari pakaian adat ke kantor hari Kamis, busana kantor hari Selasa, hingga busana kasual.
Ke depan, Dekranasda Bali Fashion Day direncanakan akan digelar sebanyak sembilan kali sepanjang tahun 2026 secara bergilir dengan melibatkan perangkat daerah. Setiap perangkat daerah akan mendapat kesempatan tampil satu kali dalam setahun sebagai bentuk keberpihakan berkelanjutan terhadap produk IKM Bali.
Selain DBFD, pameran IKM Bali Bangkit di Art Center Denpasar juga akan terus dilaksanakan sepanjang tahun hingga 2030. Program ini diharapkan mampu menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat belanja produk lokal berkualitas atau one stop shopping bagi masyarakat Bali dan wisatawan.
Melalui berbagai program tersebut, Dekranasda Provinsi Bali berharap dukungan seluruh pemangku kepentingan terus menguat agar IKM Bali semakin berdaya saing, tumbuh berkelanjutan, serta mampu menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1945 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1704 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1580 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1520 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun