Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Bangli Jadi Proyek Percontohan Perlinsos Digital 2026
BERITABALI.COM, BANGLI.
Kabupaten Bangli terus menegaskan posisinya sebagai daerah pelopor transformasi digital di Provinsi Bali. Pada 2026, Bangli terpilih sebagai satu dari 40 daerah di Indonesia yang menjadi lokasi piloting Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Bangli kini menggencarkan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), khususnya bagi petugas lapangan jaminan sosial yang berperan langsung dalam pendataan dan penyaluran bantuan sosial.
Program ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2022, yang mengatur pemanfaatan data kependudukan digital untuk memastikan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) berjalan transparan, akurat, dan tepat sasaran.
Kegiatan aktivasi IKD direncanakan berlangsung selama lima hari dan dipusatkan di Ruang Rapat Kantor Bersama Loca Carana, Bangli, mulai Selasa (10/2/2026). Aktivasi melibatkan berbagai unsur strategis di lapangan, antara lain Dinas Sosial P3A Bangli yang mengoordinasikan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), perangkat desa dan kelurahan termasuk Kaur dan Kasi Kesra serta operator SIKS-NG, hingga unsur kewilayahan seperti kepala lingkungan dan kepala dusun se-Kabupaten Bangli.
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, I Gede Parasara, menegaskan bahwa transformasi digital ini merupakan langkah konkret dalam memodernisasi sistem validasi data kependudukan di tingkat lapangan.
"Aktivasi IKD ini bukan sekadar mengikuti tren digital, melainkan kebutuhan krusial. Dengan IKD, petugas lapangan akan lebih mudah melakukan verifikasi dan validasi data warga secara real-time," ujar Gede Parasara.
Dukungan juga datang dari Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Bangli. Kepala Diskominfosan Bangli, I Nyoman Murditha, menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung infrastruktur teknologi informasi guna menyukseskan program nasional tersebut.
"Ditambahkannya, dukungan ini krusial mengingat keberhasilan pilot project ini akan menjadi tolak ukur nasional dalam penerapan perlindungan sosial berbasis digital," katanya.
Melalui percepatan digitalisasi ini, Pemkab Bangli menargetkan penghapusan berbagai kendala birokrasi klasik, seperti ketergantungan pada dokumen fisik yang rawan rusak atau hilang. Digitalisasi IKD diharapkan mampu menghadirkan layanan publik yang lebih ringkas, meningkatkan akurasi data penerima manfaat, serta mempercepat proses verifikasi di tingkat desa dan kelurahan.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bangli
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8518 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5863 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3681 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2510 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar