Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 25 Juni 2026
Beringin Sakral di Ubud Roboh, Bangunan dan Kendaraan Rusak
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sebuah pohon beringin sakral berusia ratusan tahun tumbang di kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar, Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 16.40 WITA.
Pohon setinggi kurang lebih 40 meter itu roboh ke arah bangunan usaha, fasilitas umum, serta kendaraan di Jalan Raya Suweta dan sempat menimbulkan kepanikan warga maupun wisatawan yang berada di sekitar lokasi.
Baca juga:
Cuaca Buruk, Tujuh Pohon Tumbang di Gianyar
Peristiwa tumbangnya pohon beringin tersebut diduga kuat dipicu oleh angin kencang akibat cuaca ekstrem. Selain faktor cuaca, kondisi batang pohon yang telah lapuk karena usia turut disebut berkontribusi terhadap kejadian tersebut.
Suara keras saat pohon roboh membuat masyarakat sekitar spontan berlarian menjauh untuk menghindari kemungkinan tertimpa material. Beruntung, dalam peristiwa ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka.
Kapolsek Ubud, I Wayan Putra Antara, memastikan situasi berhasil dikendalikan meskipun sejumlah kendaraan mengalami kerusakan. Ia menyebutkan dua unit mobil terdampak telah diamankan, sementara proses pembersihan dilakukan oleh tim gabungan.
Proses evakuasi dan penanganan material pohon melibatkan BPBD Kabupaten Gianyar, TNI, Polri, serta masyarakat setempat. Selain kendaraan, sejumlah bangunan komersial seperti restoran, kafe, minimarket, money changer, hingga pos keamanan turut terdampak akibat tumbangnya pohon tersebut.
"Bagian kompleks puri—termasuk tembok penyengker, angkul-angkul, area parkir, bangunan depan puri, dan balai kulkul—juga dilaporkan mengalami kerusakan," ujarnya.
Pohon tumbang tersebut juga menimpa tiang dan kabel listrik milik PLN sehingga menyebabkan gangguan aliran listrik di beberapa wilayah Ubud.
Akibat kejadian ini, akses Jalan Raya Suweta sempat ditutup sementara guna mendukung proses evakuasi dan pembersihan material pohon. Hingga sekitar pukul 18.10 WITA, petugas gabungan masih melakukan penanganan di lokasi kejadian.
Kerugian material akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai miliaran rupiah, mengingat kerusakan meliputi bangunan usaha, fasilitas umum, aset puri, serta sejumlah kendaraan bermotor.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun