Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Tinju Bali Panen Medali di Kejurnas Perbati, Terbaik Tiga Besar Nasional
BERITABALI.COM, JAKARTA.
Kontingen tinju Bali meraih hasil maksimal dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) yang digelar pada 12–14 Februari 2026 di Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar Ragunan. Dari lima petinju yang diturunkan, empat atlet berhasil mempersembahkan medali untuk Bali.
Kepala Pelatih Tinju Bali, Cornelis Kwangu Langu, menjelaskan satu medali emas diraih oleh Pangeran Februzio yang turun di kelas 60 kilogram U19. Sementara dua medali perak masing-masing disumbangkan Mario Vegas di kelas 60 kilogram U19 dan Marlon di kelas 50 kilogram senior. Medali perunggu diraih Baptista yang berlaga di kelas 50 kilogram U19.
Baca juga:
Petinju Bali Raih 2 Emas di Kejurnas Palu
Satu petinju Bali lainnya, Jeklin, yang bertanding di kelas 60 kilogram senior U23, harus terhenti di babak perempat final setelah kalah dari petinju DKI Jakarta. Meski demikian, Cornelis menilai capaian tersebut sudah sesuai dengan target yang ditetapkan tim pelatih.
“Kami mengirim lima atlet dan empat di antaranya pulang membawa medali. Secara hasil, ini sudah sesuai target dan menunjukkan progres pembinaan tinju Bali,” ujar Cornelis.
Ia menambahkan dari Kejurnas ini, petinju Bali masuk dalam tiga besar terbaik se-Indonesia bersama dengan DKI Jakarta dan Sulawesi Utara (Sulut).
Ia menjelaskan, Kejurnas Perbati ini memiliki arti strategis karena menjadi ajang seleksi menuju Kejuaraan Asia U19 dan U23 yang akan digelar Juli 2026 dengan Indonesia sebagai tuan rumah. Selain itu, ajang ini juga menjadi pintu awal seleksi menuju Asian Games 2026 di Jepang serta target jangka panjang Olimpiade Los Angeles 2028.
Meski target medali tercapai, Cornelis menegaskan evaluasi tetap menjadi fokus utama. Menurutnya, para atlet masih perlu pendalaman pada aspek teknik dan taktik bertanding di dalam ring, termasuk penguatan strategi menghadapi lawan dengan gaya bertinju berbeda.
“Kami tidak hanya bicara medali. Evaluasi teknik, taktik, dan strategi bertanding tetap menjadi prioritas agar atlet Bali bisa bersaing di level Asia bahkan dunia,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Perbati Bali yang juga Penasehat Pengurus Besar Perbati, Made Muliawan Arya, memberikan apresiasi atas perjuangan para petinju Bali. Ia menilai hasil Kejurnas ini menjadi bukti bahwa pembinaan tinju di Bali berjalan ke arah yang benar.
“Ini harus dijaga dengan pembinaan berkelanjutan,” kata pria yang akrab dipanggil De Gadjah ini.
Ia menambahkan, Perbati Bali berkomitmen mendukung penuh program pelatihan atlet agar mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional. Menurutnya, konsistensi latihan, peningkatan kualitas pelatih, serta dukungan sarana menjadi kunci menuju prestasi yang lebih tinggi.
“Kami di Perbati Bali akan terus mendorong pembinaan yang terarah. Target kita jelas, atlet Bali harus mampu menembus level Asia, Asian Games, hingga Olimpiade,” tegasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Gerindra Bali
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3858 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1929 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1690 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1517 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1511 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun