Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Bulan Ramadan, MBG di Sekolah Buleleng Disesuaikan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Memasuki bulan puasa, Badan Gizi Nasional (BGN) Buleleng memastikan penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah tetap berjalan. Namun, khusus untuk sekolah berbasis Islam seperti madrasah, makanan yang didistribusikan berupa paket kemasan atau kering.
Koordinator Wilayah BGN Buleleng, Rusdianto, Rabu (18/2) mengatakan kebijakan tersebut diambil berdasarkan hasil koordinasi antara BGN dengan Kementerian Agama Buleleng.
Paket MBG tersebut akan dibagikan kepada siswa pada akhir jam sekolah, menjelang waktu pulang. Skema ini diterapkan agar makanan dapat dibawa pulang dan dikonsumsi saat berbuka puasa.
Selain itu, Rusdianto menyebut sekolah berbasis Islam juga memiliki opsi lain. Jika menginginkan MBG disalurkan saat waktu berbuka puasa, hal tersebut tetap memungkinkan. "Selama ada kesiapan dari pihak sekolah (MBG disalurkan di waktu buka puasa), tinggal dikoordinasikan dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)," jelasnya.
Sementara itu, untuk sekolah umum di Kabupaten Buleleng, MBG tetap diberikan dalam bentuk makanan siap santap. Namun bagi siswa muslim, makanan yang disalurkan berupa paket kering sehingga bisa dibawa pulang dan dikonsumsi saat berbuka puasa.
Dengan adanya penyesuaian ini, diharapkan program MBG tetap berjalan optimal selama Ramadan tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah puasa para siswa.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan