Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Konflik Timur Tengah Bayangi Pariwisata Karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah mulai memunculkan kekhawatiran di kalangan pelaku pariwisata di Gumi Lahar. Situasi geopolitik global tersebut dinilai berpotensi berdampak pada kelancaran sektor pariwisata di Kabupaten Karangasem, Bali.
Kekhawatiran ini muncul menyusul terganggunya sejumlah penerbangan internasional yang terhubung dengan Bali. Penundaan hingga pembatalan penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, khususnya rute transit Dubai dan Qatar, dinilai berpotensi mempengaruhi arus kunjungan wisatawan mancanegara.
Baca juga:
Perang Timur Tengah: 5 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Cancel, Ribuan Penumpang Terdampak
Padahal, jalur penerbangan tersebut merupakan salah satu akses utama wisatawan Eropa menuju Pulau Dewata. Wisatawan Eropa sendiri selama ini cukup mendominasi kunjungan ke sejumlah destinasi wisata unggulan di Kabupaten Karangasem.
Ketua PHRI Karangasem, I Wayan Kariasa, mengatakan pihaknya terus mencermati perkembangan situasi global tersebut. Menurutnya, meski saat ini belum memasuki puncak kunjungan wisatawan Eropa, potensi gangguan tetap ada apabila konflik berlangsung dalam waktu lama.
“Biasanya wisatawan Eropa mulai ramai pada April. Jika kondisi ini berlarut-larut, tentu akan berdampak pada tingkat hunian hotel dan aktivitas pariwisata di Karangasem,” ujarnya kepada wartawan, Senin (2/3/2026).
Pelaku pariwisata di Karangasem berharap kondisi global segera kembali kondusif agar konektivitas penerbangan internasional normal kembali dan sektor pariwisata, sebagai tulang punggung perekonomian daerah, tidak terdampak lebih jauh.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3734 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1675 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang