Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Fast Boat Bocor di Laut, 108 Penumpang Dievakuasi ke Padangbai
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kapal fast boat Putri Island mengalami insiden kebocoran di tengah laut saat melayani rute Pelabuhan Pemenang menuju Pelabuhan Padangbai, Senin (2/3/2026). Kapal tersebut mengangkut 108 penumpang.
Kepala KSOP Padangbai, I Ketut Muliana, dikonfirmasi Selasa (3/3/2026) membenarkan kejadian tersebut. Dalam rilisnya disebutkan kapal yang dinakhodai Fahrur Rozi bertolak dari Pelabuhan Pemenang pukul 11.45 WITA.
Kapal membawa 108 penumpang yang terdiri dari 106 WNA dan 2 WNI, serta 6 orang awak kapal. Sekitar lima mil dari Pelabuhan Pemenang, kapal dihantam ombak dan mengalami keretakan pada bagian atas main deck di bawah kaca ruang kemudi.
"Dihantam ombak dan kapal mengalami keretakan di atas main deck di bawah kaca ruang kemudi sehingga setiap ada gelombang menghantam kapal air laut sempat masuk ke dalam kapal namun karena ada bill pump air laut berhasil di pompa keluar," kata Mariana melalui rilis yang dikirim, Selasa (3/3/2026).
Mendapat laporan tersebut, KSOP Padangbai langsung memerintahkan kapal-kapal di sekitar lokasi untuk merapat dan mengirim kapal Karuniya Perkasa 01 guna mengevakuasi penumpang. Sekitar pukul 14.00 WITA, kapal bantuan tiba dan proses evakuasi penumpang dari kapal Putri Island 02 dilakukan.
Setelah seluruh penumpang berhasil dievakuasi, kedua kapal berlayar beriringan menuju Pelabuhan Padangbai dan tiba sekitar pukul 15.45 WITA. Dalam kejadian ini tidak terdapat korban luka maupun kerugian material penumpang.
Sementara itu, saat dimintai keterangan lanjutan terkait sikap KSOP atas insiden kebocoran kapal akibat ombak tersebut, Sarinana belum memberikan tanggapan dan hanya menyampaikan dirinya masih berada di Jakarta.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli