Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 12 Juni 2026
Turis Italia Jatuh dari Jembatan Patih Jelantik Kuta, Diduga Didorong Dua Waria
BERITABALI.COM, BADUNG.
Seorang wisatawan mancanegara asal Italia berinisial AM (44) mengalami luka serius setelah terjatuh dari atas Jembatan Patih Jelantik, Legian, Kuta, pada Sabtu 7 Maret 2026 sekitar pukul 04.00 WITA.
Korban diduga didorong oleh dua orang waria setelah sebelumnya terjadi cekcok mulut di atas jembatan tersebut.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian jidat, patah tangan kiri, hidung mengeluarkan darah, bibir lebam, serta lecet di bagian dada kiri dan pinggul kiri.
Selain itu, korban juga mengalami pendarahan di bagian tempurung kepala sebelah kiri akibat terjatuh dari ketinggian. Korban kemudian dilarikan ke BIMC Hospital Kuta untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Terungkapnya kejadian tersebut setelah anggota Linmas Legian menerima laporan dari warga mengenai adanya seorang warga negara asing yang terjatuh ke dasar sungai di bawah jembatan.
Petugas Linmas kemudian bergerak menuju lokasi kejadian. Saat tiba di jembatan, mereka mendapati kerumunan warga yang menyaksikan korban terkapar di dasar sungai. Sebuah mobil ambulans juga sudah berada di lokasi untuk mengevakuasi korban.
"Korban kemudian dievakuasi dari dasar sungai dan dilarikan ke BIMC Hospital Kuta," beber sumber, pada Senin 9 Maret 2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, sebelum kejadian korban sempat terlibat adu mulut dengan dua orang waria di atas jembatan Patih Jelantik. Keributan tersebut diduga berujung pada tindakan kekerasan hingga korban terjatuh ke sungai.
"Kata warga, korban sempat adu mulut dengan dua orang waria. Dalam keributan itu korban diduga diseret dan didorong hingga jatuh ke sungai,” ujar sumber.
Setelah kejadian itu, dua orang waria yang diduga terlibat langsung meninggalkan lokasi.
Seorang pengemudi ojek online yang melintas di sekitar lokasi kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar sehingga korban bisa segera mendapat pertolongan.
Hingga kini korban masih menjalani perawatan intensif di BIMC Hospital Kuta dan belum dapat dimintai keterangan karena kondisinya masih belum stabil.
Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Kuta bersama Polresta Denpasar masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi kejadian serta mengidentifikasi dua orang yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.
Dihubungi terpisah, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adhi Saputra Jaya mengaku belum menerima laporan terkait peristiwa tersebut.
“Belum terima informasinya, coba saya cek dulu," ujarnya, pada Senin 9 Maret 2026.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli