Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Kunjungan Wisatawan Turun, Badung Pastikan Pariwisata Tetap Stabil
BERITABALI.COM, BADUNG.
Jumlah kedatangan wisatawan ke Bali dalam beberapa waktu terakhir dilaporkan mengalami penurunan. Bahkan, sejumlah wisatawan sempat tertahan di bandara akibat kendala penerbangan yang terjadi.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Badung memastikan kondisi sektor pariwisata tetap terjaga. Berbagai langkah antisipasi juga terus dilakukan agar aktivitas pariwisata tetap bergerak dan tidak berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Badung mengakui adanya penurunan jumlah wisatawan yang datang ke Bali. Namun demikian, pihak Direktorat Jenderal Imigrasi telah memberikan kebijakan izin tinggal sementara bagi wisatawan yang tertahan, sehingga tidak menimbulkan dampak hukum bagi para wisatawan yang berada di Bali, khususnya di wilayah Badung.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, I Nyoman Rudiarta mengatakan pemerintah daerah juga telah melakukan peninjauan langsung ke sejumlah destinasi wisata bersama Wakil Presiden untuk melihat kondisi kunjungan wisatawan.
"Dari hasil pemantauan di lapangan, beberapa destinasi wisata di Badung masih menunjukkan aktivitas yang cukup stabil. Salah satunya adalah pertunjukan Tari Kecak di kawasan Uluwatu yang tetap diminati wisatawan, dengan kapasitas sekitar 1.200 penonton yang masih terisi penuh," jelasnya, Selasa (10/3/2026) di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung.
Salah satu destinasi yang masih ramai dikunjungi wisatawan adalah kawasan Pura Uluwatu yang terkenal dengan pertunjukan Tari Kecak saat matahari terbenam.
Meski demikian, beberapa destinasi wisata lainnya tercatat mengalami sedikit penurunan kunjungan, khususnya dari wisatawan mancanegara.
"Data dari Indonesian Hotel General Manager Association juga menunjukkan tingkat hunian hotel di Badung masih berada pada kisaran 41 hingga 69 persen dari 40 akomodasi yang dijadikan sampel," paparnya.
Sementara sekitar 29 persen hotel mencatat tingkat okupansi yang cukup baik, yakni mencapai 70 hingga 80 persen.
Pemerintah Kabupaten Badung berharap kondisi geopolitik dan ekonomi global tidak memberikan dampak signifikan terhadap sektor pariwisata di daerah tersebut.
Sebagai daerah yang sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidup pada sektor pariwisata, pemerintah daerah juga mengimbau seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kualitas destinasi wisata.
"Mulai dari menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan, hingga terus berbenah dalam mengatasi persoalan kemacetan dan banjir yang menjadi perhatian pemerintah daerah," ucapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5758 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4591 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2551 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2197 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan