Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Kunjungan Wisatawan Turun, Badung Pastikan Pariwisata Tetap Stabil
BERITABALI.COM, BADUNG.
Jumlah kedatangan wisatawan ke Bali dalam beberapa waktu terakhir dilaporkan mengalami penurunan. Bahkan, sejumlah wisatawan sempat tertahan di bandara akibat kendala penerbangan yang terjadi.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Badung memastikan kondisi sektor pariwisata tetap terjaga. Berbagai langkah antisipasi juga terus dilakukan agar aktivitas pariwisata tetap bergerak dan tidak berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Badung mengakui adanya penurunan jumlah wisatawan yang datang ke Bali. Namun demikian, pihak Direktorat Jenderal Imigrasi telah memberikan kebijakan izin tinggal sementara bagi wisatawan yang tertahan, sehingga tidak menimbulkan dampak hukum bagi para wisatawan yang berada di Bali, khususnya di wilayah Badung.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, I Nyoman Rudiarta mengatakan pemerintah daerah juga telah melakukan peninjauan langsung ke sejumlah destinasi wisata bersama Wakil Presiden untuk melihat kondisi kunjungan wisatawan.
"Dari hasil pemantauan di lapangan, beberapa destinasi wisata di Badung masih menunjukkan aktivitas yang cukup stabil. Salah satunya adalah pertunjukan Tari Kecak di kawasan Uluwatu yang tetap diminati wisatawan, dengan kapasitas sekitar 1.200 penonton yang masih terisi penuh," jelasnya, Selasa (10/3/2026) di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung.
Salah satu destinasi yang masih ramai dikunjungi wisatawan adalah kawasan Pura Uluwatu yang terkenal dengan pertunjukan Tari Kecak saat matahari terbenam.
Meski demikian, beberapa destinasi wisata lainnya tercatat mengalami sedikit penurunan kunjungan, khususnya dari wisatawan mancanegara.
"Data dari Indonesian Hotel General Manager Association juga menunjukkan tingkat hunian hotel di Badung masih berada pada kisaran 41 hingga 69 persen dari 40 akomodasi yang dijadikan sampel," paparnya.
Sementara sekitar 29 persen hotel mencatat tingkat okupansi yang cukup baik, yakni mencapai 70 hingga 80 persen.
Pemerintah Kabupaten Badung berharap kondisi geopolitik dan ekonomi global tidak memberikan dampak signifikan terhadap sektor pariwisata di daerah tersebut.
Sebagai daerah yang sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidup pada sektor pariwisata, pemerintah daerah juga mengimbau seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kualitas destinasi wisata.
"Mulai dari menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan, hingga terus berbenah dalam mengatasi persoalan kemacetan dan banjir yang menjadi perhatian pemerintah daerah," ucapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3746 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1681 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang