Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Antrabez Rilis “Bali Menyepi”, Lagu Reflektif Sambut Nyepi
BERITABALI.COM, BADUNG.
Menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Antrabez Band menghadirkan karya terbaru berjudul “Bali Menyepi”, sebuah lagu yang lahir dari perenungan dan keheningan yang menjadi ciri khas perayaan Nyepi di Bali.
Lagu ini dirilis sebagai bentuk refleksi spiritual, menggambarkan hubungan manusia dengan alam semesta saat Pulau Dewata memasuki momen hening tanpa aktivitas.
Baca juga:
Film Antrabez Diputar Gratis Selama 5 Hari
Pencipta lagu sekaligus penulis lirik, Octav Sicilia menyampaikan bahwa karya ini mencoba menangkap suasana Bali yang terbebas dari hiruk-pikuk kehidupan modern.
"Lewat lirik-lirik yang jujur dan kontemplatif, Antrabez menggambarkan kontras antara dunia yang “tersiksa oleh ego” dan Bali yang menemukan kembali kesunyian sucinya," jelas pencipta lagu dan lirik Antrabez, Octav Sicilia, Senin (16/3/2026) di Lapas Kerobokan, Badung.
Lagu ini juga menghadirkan nuansa mendalam melalui lirik yang menggambarkan pelepasan dari kebisingan, baik secara fisik maupun batin.
"Nuansa lagu ini berjalan pelan namun dalam, menghadirkan ruang untuk merenung," ucapnya.
Pengulangan lirik “Bali ku menyepi, Bali ku sendiri” menjadi simbol kemandirian spiritual, di mana manusia dan alam saling terhubung dalam keheningan.
Lebih jauh, lagu ini juga mengangkat nilai-nilai utama Nyepi melalui konsep Catur Brata Penyepian, yakni Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelanguan, dan Amati Lelungan.
"ANTRABEZ juga meresapi nilai utama Nyepi melalui empat prinsip Catur Brata Penyepian yang tersurat dalam lirik, Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelanguan, Amati Lelungan sebuah ajakan untuk berhenti, mengamati, dan kembali menyelaraskan diri dengan semesta," paparnya.
Pada bagian akhir, lagu ini menghadirkan gambaran Bali yang damai dan penuh harapan, sebagai simbol kebangkitan setelah keheningan.
"Dengan “Bali Menyepi”, ANTRABEZ mengajak pendengar untuk tidak hanya mendengarkan musik, tetapi juga mengalami keheningan, merayakan Nyepi sebagai ruang refleksi, dan memaknai kembali hubungan antara manusia, alam, dan spiritualitas", jelasnya.
Lagu “Bali Menyepi” dijadwalkan rilis di berbagai platform digital pada 13 Maret 2026, menjelang perayaan Nyepi.
"Sebagai soundtrack sunyi bagi Bali dan siapa pun yang ingin belajar diam sejenak di tengah dunia yang terus berisik," ucap Octav.
Antrabez Band digawangi oleh sejumlah musisi, di antaranya I Wayan Kariasa (vokal), Made Bawa Lolot (gitar), Rian Paulus Situmorang (piano), Renon Ferdian (bass & synth), Shofan Kusuma Firdaus (perkusi), Fendi Eko Prasetyo (flute), serta Putu Eka Wira pada proses studio rekaman di Lapas Kelas IIA Kerobokan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan