Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
DPR RI Soroti Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Panti Asuhan Sawan: Harus Diusut Tuntas
beritabali/ist/DPR RI Soroti Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Panti Asuhan Sawan: Harus Diusut Tuntas.
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kasus dugaan kekerasan fisik dan seksual yang melibatkan sejumlah anak di sebuah panti asuhan di Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, mendapat perhatian serius dari Anggota DPR RI Dapil Bali, I Ketut Kariyasa Adnyana.
Ia meminta aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan tersebut secara profesional dan transparan, agar fakta yang sebenarnya dapat terungkap dengan jelas di tengah masyarakat.
Baca juga:
Kejari Jembrana Musnahkan Barang Bukti 28 Perkara dari Narkotika hingga Kekerasan Seksual
Sebagai anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi urusan sosial, agama, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak, Kariyasa menegaskan bahwa kasus kekerasan terhadap anak merupakan pelanggaran berat yang tidak bisa ditoleransi. Meski demikian, ia juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam proses hukum.
“Kekerasan terhadap anak adalah persoalan serius. Penanganannya harus cermat, profesional, dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah,” katanya, Selasa (31/3).
Selain penegakan hukum, ia turut menyoroti pentingnya pendampingan terhadap anak-anak yang diduga menjadi korban dalam kasus tersebut. Menurutnya, proses pemulihan mental harus menjadi perhatian utama.
“Pendampingan sangat penting untuk membantu pemulihan kondisi mental anak-anak secara bertahap,” imbuh politisi PDI Perjuangan tersebut.
Ia juga mengapresiasi langkah Dinas Sosial Kabupaten Buleleng yang telah memberikan bantuan serta pendampingan kepada para korban.
Lebih lanjut, Kariyasa menekankan perlunya sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan maksimal terhadap kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak.
“Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Semua pihak harus hadir untuk menciptakan lingkungan yang aman dan layak bagi mereka,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan