Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
DPR RI Soroti Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Panti Asuhan Sawan: Harus Diusut Tuntas
beritabali/ist/DPR RI Soroti Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Panti Asuhan Sawan: Harus Diusut Tuntas.
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kasus dugaan kekerasan fisik dan seksual yang melibatkan sejumlah anak di sebuah panti asuhan di Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, mendapat perhatian serius dari Anggota DPR RI Dapil Bali, I Ketut Kariyasa Adnyana.
Ia meminta aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan tersebut secara profesional dan transparan, agar fakta yang sebenarnya dapat terungkap dengan jelas di tengah masyarakat.
Baca juga:
Kejari Jembrana Musnahkan Barang Bukti 28 Perkara dari Narkotika hingga Kekerasan Seksual
Sebagai anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi urusan sosial, agama, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak, Kariyasa menegaskan bahwa kasus kekerasan terhadap anak merupakan pelanggaran berat yang tidak bisa ditoleransi. Meski demikian, ia juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam proses hukum.
“Kekerasan terhadap anak adalah persoalan serius. Penanganannya harus cermat, profesional, dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah,” katanya, Selasa (31/3).
Selain penegakan hukum, ia turut menyoroti pentingnya pendampingan terhadap anak-anak yang diduga menjadi korban dalam kasus tersebut. Menurutnya, proses pemulihan mental harus menjadi perhatian utama.
“Pendampingan sangat penting untuk membantu pemulihan kondisi mental anak-anak secara bertahap,” imbuh politisi PDI Perjuangan tersebut.
Ia juga mengapresiasi langkah Dinas Sosial Kabupaten Buleleng yang telah memberikan bantuan serta pendampingan kepada para korban.
Lebih lanjut, Kariyasa menekankan perlunya sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan maksimal terhadap kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak.
“Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Semua pihak harus hadir untuk menciptakan lingkungan yang aman dan layak bagi mereka,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3860 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1941 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1697 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1559 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1519 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun