Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Antrean Truk 7 Km di Ketapang, Arus Logistik Meningkat

Jumat, 3 April 2026, 18:52 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Antrean Truk 7 Km di Ketapang, Arus Logistik Meningkat.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Arus kendaraan logistik di Pelabuhan Ketapang kembali mengalami lonjakan signifikan setelah berakhirnya pembatasan operasional angkutan barang bersumbu tiga ke atas. Kondisi ini berdampak langsung pada antrean kendaraan yang mengular panjang menuju pelabuhan penyeberangan ke Bali.

Pantauan di lapangan pada Jumat (3/4/2026) pagi, antrean truk logistik mendominasi jalur hingga kawasan Parasputih dengan panjang mencapai sekitar 7 kilometer. Meski terjadi kepadatan, pergerakan kendaraan menuju dermaga masih berlangsung dengan waktu tempuh berkisar 20 hingga 35 menit dari pintu masuk tollgate.

Untuk mengantisipasi penumpukan, pengelola pelabuhan bersama instansi terkait melakukan penataan ulang pola operasional di dalam kawasan pelabuhan. Dermaga 1, 2, dan 3 difokuskan melayani kendaraan penumpang, sementara Dermaga 4 dan LCM diperuntukkan khusus bagi kendaraan logistik.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses bongkar muat dan menghindari percampuran arus kendaraan yang berpotensi memperlambat layanan.

Selain itu, frekuensi keberangkatan kapal juga ditingkatkan guna mempercepat waktu putar (turn around time). Penyesuaian fasilitas pendukung turut dilakukan untuk menghadapi lonjakan kendaraan yang terus meningkat setiap jamnya.

Di luar area pelabuhan, aparat gabungan melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan. Personel dari berbagai unsur, termasuk TNI, diterjunkan guna membantu pengaturan arus kendaraan serta menjaga ketertiban di jalur menuju pelabuhan.

Pengelolaan buffer zone juga dimaksimalkan sebagai bagian dari strategi pengendalian arus. Area Pusri mampu menampung hingga 150 truk sumbu tiga, sementara kawasan Bulusan dapat menampung sekitar 600 unit truk campuran. Skema ini bertujuan mencegah penumpukan langsung di area dermaga.

Berdasarkan data Posko Ketapang, jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali pada H+10 (1/4/2026) mencapai 47.961 orang, meningkat 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H+10 tercatat sebanyak 761.391 penumpang dan 201.676 unit kendaraan melintas di jalur Jawa–Bali.

Meski berbagai upaya telah dilakukan, pengguna jalan tetap diimbau untuk mematuhi arahan petugas di lapangan, termasuk tidak melawan arus dari arah utara yang berpotensi memperparah kemacetan.

Situasi di Pelabuhan Ketapang diperkirakan masih akan mengalami fluktuasi dalam beberapa hari ke depan, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan distribusi logistik pascalibur panjang.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami