Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Konsumsi LPG di Bali Naik 3,8 Persen Selama Ramadan dan Idulfitri
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pertamina Patra Niaga resmi menutup pelaksanaan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026 pada pekan lalu (1/4). Pasukan khusus ini berperan menjaga pasokan energi tetap aman selama masa Ramadan hingga Idul Fitri, mulai dari arus mudik hingga arus balik.
Selama periode tersebut, perjalanan masyarakat di Bali terpantau aman dan lancar. Data dari Polda Bali juga menunjukkan adanya penurunan angka kecelakaan dibandingkan tahun sebelumnya. Selain pengaturan lalu lintas, keberadaan fasilitas pendukung seperti tempat istirahat dan ketersediaan energi dinilai turut berkontribusi dalam menekan risiko kecelakaan.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga kelancaran layanan energi selama masa Satgas. Ia mengungkapkan, untuk wilayah Bali terjadi kenaikan konsumsi LPG sebesar 3,8 persen dibandingkan kondisi normal.
Sementara itu, konsumsi BBM jenis gasoline dan avtur mengalami penurunan seiring berkurangnya jumlah pemudik dibandingkan tahun sebelumnya. Hal serupa juga terjadi pada gasoil yang turun akibat menurunnya aktivitas industri selama libur panjang.
“Terimakasih sebesar-besarnya kami ucapkan kepada seluruh stakeholders, baik dari unsur Pemerintah Daerah, TNI, Polri, Hiswana Migas, serta rekan-rekan media. Apresiasi yang setinggi-tingginya juga saya sampaikan kepada seluruh tim Pertamina yang siaga penuh, serta keluarga mereka yang turut mendukung kelancaran operasional selama masa Satgas,” ujar Yudha.
Satgas RAFI 2026 yang berlangsung sejak 9 Maret lalu bertugas memastikan distribusi energi tetap aman dan lancar di seluruh wilayah kerja Pertamina, termasuk Bali, khususnya selama momen Ramadan dan Idul Fitri yang identik dengan peningkatan konsumsi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa ketersediaan stok BBM, LPG, dan avtur selama masa Satgas berada dalam kondisi aman, dengan ketahanan stok berkisar antara 8 hingga 15 hari tergantung produk dan wilayah.
Selama masa Satgas, Pertamina memastikan kesiapan infrastruktur distribusi di Bali melalui pengoperasian dua terminal BBM, 214 SPBU, empat SPBUN, 147 agen LPG, dan satu Aviation Fuel Terminal yang dipantau melalui sistem monitoring selama 24 jam.
Untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat, Pertamina juga menghadirkan layanan tambahan berupa Serambi MyPertamina. Bali menjadi salah satu dari dua wilayah di Regional Jatimbalinus yang mendapatkan fasilitas ini, tepatnya di Bandara Ngurah Rai, lengkap dengan layanan porter gratis bagi pemudik.
Ahad menegaskan bahwa hasil evaluasi Satgas RAFI 2026 akan menjadi dasar dalam penyempurnaan strategi distribusi energi ke depan.
“Kami akan terus meningkatkan keandalan layanan, terutama untuk wilayah-wilayah dengan tantangan geografis dan lonjakan konsumsi, agar kebutuhan energi masyarakat senantiasa terpenuhi,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Pertamina
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3759 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1696 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang