Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Dari Karyawan Jadi Bos Towing, Usaha Gus Adi Tembus Luar Pulau Berkat Permodalan BRI
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tak banyak orang melirik usaha towing atau derek sebagai peluang bisnis. Namun di tangan I.B. Adhi Sari Putra atau yang akrab disapa Gus Adi, usaha ini justru berkembang pesat dan menjelma menjadi peluang besar.
Berawal dari pekerjaan kantoran “9 to 5”, kini ia sukses mengembangkan usaha 5.30 Towing Derek Bali dengan belasan armada yang melayani lintas daerah hingga luar pulau.
Gus Adi memulai usahanya pada 2018 saat masih aktif sebagai karyawan. Dari hobinya di dunia otomotif, khususnya jual beli mobil, ia mulai merintis usaha sampingan yang kemudian berkembang.
“Dulu saya memang senang jual beli mobil. Sambil kerja, saya pajang mobil di depan kantor, ada tulisan ‘dijual’. Ternyata banyak pembeli dari luar pulau, jadi sering pakai jasa towing untuk pengiriman,” ujarnya Rabu (8/4/2026).
Dari pengalaman tersebut, ia melihat peluang di sektor jasa derek yang masih jarang digarap. Saat bisnis jual beli mobilnya sempat menurun, ia mulai fokus mengembangkan usaha towing dengan satu armada rakitan sendiri.
Awalnya, order hanya datang dari relasi pertemanan. Namun seiring waktu, permintaan meningkat, terutama untuk pengiriman kendaraan antarpulau hingga evakuasi kendaraan bermasalah.
“Awalnya dari teman ke teman. Tapi kami tidak bisa hanya mengandalkan itu, akhirnya kami maksimalkan media sosial dan website untuk menjangkau lebih banyak pelanggan,” jelasnya.
Strategi digital tersebut terbukti efektif. Hingga 2026, usahanya telah berkembang menjadi 17 armada yang melayani kebutuhan dalam kota hingga luar pulau.
Untuk operasional di Bali, empat armada aktif melayani evakuasi kendaraan mogok, kecelakaan, hingga pengantaran ke bengkel. Setiap unit ditargetkan menangani minimal dua pekerjaan per hari.
Sementara untuk rute luar pulau seperti Bali–Jakarta, armada ditargetkan melakukan tiga kali perjalanan setiap bulan. Layanan bahkan menjangkau wilayah yang lebih jauh seperti Sumatera hingga Papua.
Layanan yang ditawarkan pun beragam, mulai dari pengangkutan motor, mobil, alat berat hingga kapasitas tujuh ton, sampai mesin industri seperti genset. Pada momen tertentu, seperti pengerupukan menjelang Nyepi, armadanya juga digunakan untuk mengangkut ogoh-ogoh.
“Waktu pengerupukan kemarin kami cukup sibuk. Selain pekerjaan reguler, kami juga bantu angkut ogoh-ogoh. Itu sekaligus jadi bentuk kolaborasi dengan komunitas,” katanya.
Menariknya, masa pandemi COVID-19 justru menjadi titik pertumbuhan usahanya. Saat banyak sektor melemah, kebutuhan pengiriman kendaraan meningkat dan dimanfaatkan untuk ekspansi usaha.
Dalam operasionalnya, Gus Adi juga memanfaatkan layanan digital seperti BRImo untuk transaksi harian, menerima pembayaran pelanggan, hingga memantau arus kas secara real-time.
“Sekarang semua serba cepat. Pembayaran dari customer banyak yang lewat transfer. Dengan BRImo, kami bisa langsung cek dan konfirmasi tanpa harus ke bank,” ujarnya.
Selain itu, ia juga memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk memperkuat permodalan dan menambah armada.
“Dengan adanya KUR, kami sangat terbantu untuk pengembangan usaha, terutama penambahan unit. Ditambah BRImo, transaksi jadi lebih mudah dan cepat,” ujarnya.
Kini, pasar yang digarap tidak hanya pelanggan perorangan, tetapi juga kerja sama dengan dealer mobil, showroom, hingga instansi perkantoran, termasuk kebutuhan mutasi karyawan yang memerlukan pengiriman kendaraan antar daerah.
Meski terus berkembang, Gus Adi tetap mengedepankan profesionalisme dan legalitas dalam setiap layanan yang diberikan.
“Kami tidak sembarangan. Kalau ada permintaan pindahkan kendaraan yang bermasalah, harus jelas dulu izinnya. Ini soal tanggung jawab,” tegasnya.
Baca juga:
BRI Consumer Expo Goes to The Links di New Kuta Golf Tawarkan Promo Besar KPR hingga Kendaraan
Bagi Gus Adi, usaha towing bukan sekadar menarik kendaraan, melainkan bisnis berbasis kepercayaan dan kecepatan. Dalam situasi darurat, pelanggan membutuhkan layanan yang responsif dan dapat diandalkan
Perjalanan dari karyawan menjadi pengusaha towing ini menjadi bukti bahwa peluang bisa datang dari hal sederhana, dengan keberanian dan konsistensi, usaha kecil pun bisa berkembang menjadi bisnis besar.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3730 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1673 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang