Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Jasad di Pantai Savaya Pecatu Terungkap, Pria asal Bandung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Aparat kepolisian akhirnya berhasil mengungkap identitas pria yang ditemukan meninggal dunia di atas batu karang di tepian Pantai Savaya, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.
Korban diketahui berinisial GFS (26), warga Kelurahan Cipagalo, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan bahwa identitas korban terungkap setelah tim identifikasi melakukan pemeriksaan sidik jari dan pemindaian wajah di RSUP Prof dr IGNG Ngoerah, Denpasar.
"Korban inisial GFS asal Bandung, Jawa Barat, pihak kepolisian segera berkoordinasi dengan keluarganya," bebernya.
Setelah identitas diketahui, polisi langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga korban di Bandung.
Berdasarkan keterangan ibu korban, Nia Kurniasih (56), GFS telah bekerja di Bali selama kurang lebih lima bulan. Namun sejak Minggu (19/4/2026), korban tidak dapat dihubungi.
Polisi juga telah meminta keterangan dari manajer tempat korban bekerja, Fernandi Hadiwinata (46). Korban diketahui bekerja di Es Teler Sultan Bandung Exo Drink di Jalan Gunung Rinjani, Denpasar Barat, sebagai general affair yang menangani pembayaran operasional.
Menurut keterangan rekan kerjanya, Muhammad Arvin Pashdaran (26), komunikasi terakhir dengan korban terjadi pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 09.30 WITA di tempat kerja.
Dari hasil penyelidikan, korban diketahui tinggal di sebuah kos di Jalan Gunung Cemara VII C, Desa Tegal Harum, Denpasar Barat.
"Dari rekaman CCTV menunjukkan korban keluar dari kos sekitar pukul 04.06 WITA, sendirian menggunakan sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi DK 2941 QN," jelas Adi.
Polisi kemudian melakukan pelacakan dan menemukan sepeda motor milik korban di kawasan Pantai Melasti, Desa Ungasan, Kuta Selatan.
Dari penggeledahan kendaraan, petugas menemukan pakaian dan telepon genggam milik korban yang kemudian diamankan sebagai barang bukti.
Hasil visum sementara dari dokter forensik RSUP Prof Ngoerah Denpasar menunjukkan adanya sejumlah luka lecet dan memar pada tubuh korban, di antaranya di bagian wajah, punggung tangan kanan, kaki kanan dan kiri, serta punggung kaki kanan.
"Polisi masih mendalami penyebab korban meninggal dan motif keberadaan korban di Pantai Melasti sebelumnya," pungkasnya.
Sebelumnya, jasad korban ditemukan oleh seorang nelayan, Wayan Sukarta (53), dalam kondisi tergeletak di atas batu karang di tepi Pantai Savaya pada Minggu (19/4/2026). Tim Basarnas kemudian mengevakuasi jenazah dan membawanya ke RSUP Prof Ngoerah Denpasar untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2504 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun