Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Jasad di Pantai Savaya Pecatu Terungkap, Pria asal Bandung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Aparat kepolisian akhirnya berhasil mengungkap identitas pria yang ditemukan meninggal dunia di atas batu karang di tepian Pantai Savaya, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.
Korban diketahui berinisial GFS (26), warga Kelurahan Cipagalo, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan bahwa identitas korban terungkap setelah tim identifikasi melakukan pemeriksaan sidik jari dan pemindaian wajah di RSUP Prof dr IGNG Ngoerah, Denpasar.
"Korban inisial GFS asal Bandung, Jawa Barat, pihak kepolisian segera berkoordinasi dengan keluarganya," bebernya.
Setelah identitas diketahui, polisi langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga korban di Bandung.
Berdasarkan keterangan ibu korban, Nia Kurniasih (56), GFS telah bekerja di Bali selama kurang lebih lima bulan. Namun sejak Minggu (19/4/2026), korban tidak dapat dihubungi.
Polisi juga telah meminta keterangan dari manajer tempat korban bekerja, Fernandi Hadiwinata (46). Korban diketahui bekerja di Es Teler Sultan Bandung Exo Drink di Jalan Gunung Rinjani, Denpasar Barat, sebagai general affair yang menangani pembayaran operasional.
Menurut keterangan rekan kerjanya, Muhammad Arvin Pashdaran (26), komunikasi terakhir dengan korban terjadi pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 09.30 WITA di tempat kerja.
Dari hasil penyelidikan, korban diketahui tinggal di sebuah kos di Jalan Gunung Cemara VII C, Desa Tegal Harum, Denpasar Barat.
"Dari rekaman CCTV menunjukkan korban keluar dari kos sekitar pukul 04.06 WITA, sendirian menggunakan sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi DK 2941 QN," jelas Adi.
Polisi kemudian melakukan pelacakan dan menemukan sepeda motor milik korban di kawasan Pantai Melasti, Desa Ungasan, Kuta Selatan.
Dari penggeledahan kendaraan, petugas menemukan pakaian dan telepon genggam milik korban yang kemudian diamankan sebagai barang bukti.
Hasil visum sementara dari dokter forensik RSUP Prof Ngoerah Denpasar menunjukkan adanya sejumlah luka lecet dan memar pada tubuh korban, di antaranya di bagian wajah, punggung tangan kanan, kaki kanan dan kiri, serta punggung kaki kanan.
"Polisi masih mendalami penyebab korban meninggal dan motif keberadaan korban di Pantai Melasti sebelumnya," pungkasnya.
Sebelumnya, jasad korban ditemukan oleh seorang nelayan, Wayan Sukarta (53), dalam kondisi tergeletak di atas batu karang di tepi Pantai Savaya pada Minggu (19/4/2026). Tim Basarnas kemudian mengevakuasi jenazah dan membawanya ke RSUP Prof Ngoerah Denpasar untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5908 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan