Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Jasad di Pantai Savaya Pecatu Terungkap, Pria asal Bandung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Aparat kepolisian akhirnya berhasil mengungkap identitas pria yang ditemukan meninggal dunia di atas batu karang di tepian Pantai Savaya, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.
Korban diketahui berinisial GFS (26), warga Kelurahan Cipagalo, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan bahwa identitas korban terungkap setelah tim identifikasi melakukan pemeriksaan sidik jari dan pemindaian wajah di RSUP Prof dr IGNG Ngoerah, Denpasar.
"Korban inisial GFS asal Bandung, Jawa Barat, pihak kepolisian segera berkoordinasi dengan keluarganya," bebernya.
Setelah identitas diketahui, polisi langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga korban di Bandung.
Berdasarkan keterangan ibu korban, Nia Kurniasih (56), GFS telah bekerja di Bali selama kurang lebih lima bulan. Namun sejak Minggu (19/4/2026), korban tidak dapat dihubungi.
Polisi juga telah meminta keterangan dari manajer tempat korban bekerja, Fernandi Hadiwinata (46). Korban diketahui bekerja di Es Teler Sultan Bandung Exo Drink di Jalan Gunung Rinjani, Denpasar Barat, sebagai general affair yang menangani pembayaran operasional.
Menurut keterangan rekan kerjanya, Muhammad Arvin Pashdaran (26), komunikasi terakhir dengan korban terjadi pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 09.30 WITA di tempat kerja.
Dari hasil penyelidikan, korban diketahui tinggal di sebuah kos di Jalan Gunung Cemara VII C, Desa Tegal Harum, Denpasar Barat.
"Dari rekaman CCTV menunjukkan korban keluar dari kos sekitar pukul 04.06 WITA, sendirian menggunakan sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi DK 2941 QN," jelas Adi.
Polisi kemudian melakukan pelacakan dan menemukan sepeda motor milik korban di kawasan Pantai Melasti, Desa Ungasan, Kuta Selatan.
Dari penggeledahan kendaraan, petugas menemukan pakaian dan telepon genggam milik korban yang kemudian diamankan sebagai barang bukti.
Hasil visum sementara dari dokter forensik RSUP Prof Ngoerah Denpasar menunjukkan adanya sejumlah luka lecet dan memar pada tubuh korban, di antaranya di bagian wajah, punggung tangan kanan, kaki kanan dan kiri, serta punggung kaki kanan.
"Polisi masih mendalami penyebab korban meninggal dan motif keberadaan korban di Pantai Melasti sebelumnya," pungkasnya.
Sebelumnya, jasad korban ditemukan oleh seorang nelayan, Wayan Sukarta (53), dalam kondisi tergeletak di atas batu karang di tepi Pantai Savaya pada Minggu (19/4/2026). Tim Basarnas kemudian mengevakuasi jenazah dan membawanya ke RSUP Prof Ngoerah Denpasar untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan