Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Gedung Sasana Budaya Singaraja Rusak Parah, DPRD Buleleng Soroti Revitalisasi

Selasa, 26 Mei 2026, 14:34 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Gedung Sasana Budaya Singaraja Rusak Parah, DPRD Buleleng Soroti Revitalisasi.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Kondisi Gedung Sasana Budaya Singaraja di Kabupaten Buleleng kini memprihatinkan. Gedung yang selama ini menjadi pusat pementasan seni dan budaya masyarakat Buleleng mengalami sejumlah kerusakan, mulai dari atap bocor hingga plafon jebol.

Kerusakan tersebut mendapat perhatian dari Ketua Komisi IV DPRD Buleleng, Nyoman Sukarmen yang turun langsung meninjau kondisi gedung pada Selasa (26/5/2026).

Menurut Sukarmen, Gedung Sasana Budaya merupakan salah satu ikon seni dan budaya di Kota Singaraja yang perlu segera mendapat penanganan serius dari pemerintah daerah.

“Bangunan ini dari awal sudah menjadi ikon. Harapan kita ke depan pemerintah dan teman-teman di DPRD mendorong program fisik yang memang sangat diperlukan,” ujar Sukarmen.

Ia menilai keberadaan Sasana Budaya tidak hanya sebagai tempat pertunjukan seni, tetapi juga bagian penting dari kawasan sejarah dan budaya di Singaraja. Dalam kawasan tersebut terdapat pula Gedong Kirtya dan Museum Buleleng yang kerap dikunjungi wisatawan maupun masyarakat lokal.

Karena itu, revitalisasi kawasan budaya dinilai mendesak agar fasilitas yang tersedia lebih layak dan representatif untuk mendukung sektor pariwisata dan kebudayaan daerah.

“Ini urgent harus didorong. Karena kita menyediakan sesuatu kepada pengunjung dan memberikan income ke daerah. Namun yang kita sajikan masih kurang. Harapan kita di penganggaran nanti bisa diperbaiki supaya ikon kebudayaan ini lebih wah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Buleleng, I Nyoman Wisandika mengakui Gedung Sasana Budaya memang sudah lama tidak mendapatkan perbaikan menyeluruh.

Ia menyebut kerusakan paling parah terjadi pada bagian atap gedung yang menyebabkan plafon jebol dan berpotensi membahayakan aktivitas di dalam bangunan.

“Kita tidak ingin tempat yang dipakai pementasan seni mengalami kerusakan seperti ini. Keadaannya memang tidak memungkinkan. Mudah-mudahan ke depan ada perbaikan di Sasana Budaya,” ujarnya.

Meski dalam kondisi rusak, Gedung Sasana Budaya hingga kini masih digunakan sebagai lokasi berbagai kegiatan seni dan budaya di Kabupaten Buleleng.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami