Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Jemaah Haji asal Pegayaman Buleleng Wafat di Mekkah
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kabar duka datang dari rombongan jemaah haji asal Kabupaten Buleleng. Seorang jemaah lanjut usia, Ibrahim Mujab (75), asal Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, meninggal dunia di Mekkah, Arab Saudi, pada Minggu (31/5/2026) siang waktu setempat.
Ibrahim yang tergabung dalam Kloter SUB-71 mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit King Faisal, Mekkah, setelah beberapa hari menjalani perawatan akibat kondisi kesehatannya yang terus menurun usai mengikuti rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Buleleng, Agus Annurachman, saat dikonfirmasi Senin (1/6/2026), mengatakan kondisi kesehatan Ibrahim sebenarnya sudah menjadi perhatian sejak awal keberangkatan. Faktor usia dan kondisi fisik yang kurang prima membuatnya rentan mengalami gangguan kesehatan selama menjalani ibadah haji.
"Almarhum memang posisinya agak susah makan. Dokter dan perawat yang mendampingi setiap kloter bantu menyupakan makanan. Namun saat posisinya tidur di kamar, ditemukan sudah tidak sadarkan diri. Dibawa ke rumah sakit, dan dinyatakan meninggal dunia," jelas Agus.
Jenazah Ibrahim kemudian dimakamkan di Mekkah setelah disalatkan di Masjidil Haram usai salat Asar. Dokumen berupa nama makam, nomor makam, dan surat kematian dari KBRI akan segera diserahkan kepada pihak keluarga sebagai syarat pengajuan asuransi.
"Untuk nama makamnya, kami masih berkoordinasi dengan KBRI," jelasnya.
Agus menjelaskan, meski belum sempat menyelesaikan tawaf ifadlah dan sai, ibadah haji almarhum tetap dinyatakan sempurna karena telah melaksanakan wukuf di Arafah yang merupakan rukun utama haji. Sementara rangkaian ibadah yang belum terlaksana akan dibadalkan oleh penyelenggara haji Indonesia di Arab Saudi.
Selain Ibrahim, terdapat tiga jemaah haji asal Buleleng lainnya yang juga dilaporkan mengalami gangguan kesehatan. Mereka diketahui mengalami dimensia dan sakit jantung. Ketiga jemaah tersebut direncanakan dipulangkan lebih awal guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Sementara itu, jemaah haji asal Buleleng lainnya dijadwalkan pulang dan tiba di Indonesia pada Jumat (19/6/2026) mendatang setelah seluruh rangkaian ibadah haji selesai dijalankan.
Panitia haji terus melakukan pemantauan kesehatan serta memberikan pendampingan khusus bagi jemaah lanjut usia maupun yang memiliki riwayat penyakit tertentu agar seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan lancar dan aman.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli