Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran di Proyek Bangunan Pedungan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kebakaran menghanguskan tumpukan kayu bekas proyek bangunan di lahan milik warga bernama I Nyoman Wisada (51) di Jalan Pulau Moyo I, Banjar Dukuh Pesirahan, Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, Selasa (23/6/2026) malam.
Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan hingga menyambar material kayu yang tersimpan di lokasi.
Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Apriyoga menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Hariyanto (37) yang saat itu sedang berada di sebuah toko tidak jauh dari lokasi kejadian.
Menurutnya, saksi melihat kepulan asap tebal muncul dari tumpukan kayu bekas proyek bangunan yang berada di lahan tersebut.
Melihat kejadian itu, saksi segera menghubungi pemilik lahan untuk memberitahukan adanya kebakaran. Tidak lama kemudian, pemilik lahan tiba di lokasi dan mendapati api sudah berkobar cukup besar.
"Pemilik lahan bersama warga lainnya sempat berusaha memadamkan kobaran api sambil menunggu petugas Damkar Kota Denpasar dan kepolisian tiba lokasi," beber AKP Agus Apriyoga, Rabu (24/6/2026).
Petugas Polsek Denpasar Selatan yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk mengamankan area, meminta keterangan saksi-saksi dan korban, serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan dan kemudian memicu percikan api pada tumpukan kayu bekas proyek.
"Puntungan rokok dibuang sembarangan dan percikan api menyambar tumpukan kayu bekas proyek di lokasi. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam kejadian tersebut," bebernya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana, mengatakan pihaknya mengerahkan sejumlah armada dan personel setelah menerima laporan dari masyarakat.
"Petugas bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga. Lima unit armada yang berasal dari Pos Induk, Pos Mahendradatta, Pos Juanda, Pos Cokroaminoto, serta Tim Reaksi Cepat (TRC) kami kerahkan," terang Tirana.
Ia menjelaskan proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung sekitar dua setengah jam. Petugas berhasil mengendalikan api dan memastikan tidak ada titik api yang tersisa yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
"Proses pemadaman kurang lebih dua setengah jam. Tidak ada kendala saat pemadaman," bebernya.
Pemilik lahan, I Nyoman Wisada, mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Ia baru mengetahui kejadian itu setelah mendapat telepon dari pemilik warung yang berada di depan lokasi sekitar pukul 20.30 Wita.
Wisada menjelaskan bahwa material yang terbakar bukan sampah, melainkan tumpukan kayu bekas proyek bangunan yang disimpan sementara di lahan miliknya.
"Yang terbakar hanya kayu-kayu bekas proyek yang saya taruh di sana. Saya tidak tahu penyebab kebakarannya," pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat membuang puntung rokok dan memastikan api benar-benar padam untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat membahayakan lingkungan sekitar.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun