Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kamboja Belajar Kelola Sampah ke Gianyar

Jumat, 12 Juni 2026, 11:12 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Humas Pemkab Gianyar/Kamboja Belajar Kelola Sampah ke Gianyar.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Keberhasilan Kabupaten Gianyar dalam mengembangkan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber menarik perhatian Pemerintah Kamboja. Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun, menerima kunjungan studi delegasi Pemerintah Kamboja di Ruang Sidang I Kantor Bupati Gianyar, Jumat (12/6).

Kunjungan tersebut bertujuan mempelajari berbagai kebijakan dan implementasi pengelolaan sampah yang telah diterapkan Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Dalam pertemuan tersebut, delegasi mendapatkan pemaparan mengenai strategi pengelolaan sampah berbasis sumber, pelibatan masyarakat dalam pengurangan sampah, hingga sinergi antara pemerintah daerah, desa adat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun, menjelaskan bahwa persoalan sampah menjadi tantangan yang semakin kompleks seiring pertumbuhan jumlah penduduk, meningkatnya aktivitas masyarakat, perubahan gaya hidup, serta pola konsumsi.

"Ketika jumlah penduduk masih sedikit, sampah tidak menjadi masalah. Namun seiring meningkatnya jumlah dan aktivitas penduduk, perubahan gaya hidup, serta pola konsumsi masyarakat, timbulan sampah menjadi semakin banyak, baik jumlah maupun variasinya," ujar Wabup Agung Mayun.

Menurutnya, timbulan sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan dampak terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan. Di sisi lain, keterbatasan lahan akibat pertumbuhan penduduk juga menjadi tantangan dalam penyediaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

"Pengelolaan sampah dari sumbernya tidak hanya menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga menjadi kewajiban pemerintah desa, kelurahan, desa adat, serta seluruh masyarakat. Melalui pengurangan dan penanganan sampah berbasis sumber, setiap komponen dapat menjalankan peran dan kewajibannya sehingga volume sampah yang dibawa ke TPA Temesi dapat terus berkurang dan hanya menyisakan residu," tegasnya.

Untuk memperkuat pengelolaan sampah, Pemerintah Kabupaten Gianyar telah menerbitkan Peraturan Bupati Gianyar Nomor 76 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Kearifan Lokal. Regulasi tersebut mewajibkan masyarakat melakukan pemilahan sampah dari sumber serta mengikuti jadwal pengangkutan sesuai ketentuan.

Saat ini, Kabupaten Gianyar memiliki 48 unit TPS 3R/Rumah Kompos yang tersebar di 45 desa dan satu kelurahan. Keberadaan fasilitas tersebut menjadi garda terdepan dalam mengurangi timbulan sampah sebelum dibawa ke TPA Temesi.

Salah satu fasilitas unggulan adalah Rumah Kompos Padang Tegal yang dikelola Desa Adat Padang Tegal, Ubud. Fasilitas ini dinilai mampu meningkatkan pelayanan pengelolaan sampah sekaligus menekan volume sampah yang masuk ke TPA Temesi.

Sementara itu, Secretary of State - Ministry of Interior Kamboja, Yang Mulia Oum Mara, menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kabupaten Gianyar. Ia mengaku kunjungan tersebut menjadi pengalaman pertamanya datang ke Kabupaten Gianyar.

Menurut Oum Mara, tujuan utama kunjungan adalah mempelajari berbagai inovasi dan pengalaman Kabupaten Gianyar dalam pengelolaan sampah, terutama keterlibatan masyarakat yang dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan.

"Kami berharap dapat memperoleh inovasi baru, program-program, serta pengalaman dalam pengelolaan sampah yang telah diterapkan di sini. Kami sangat tertarik melihat bagaimana masyarakat berperan aktif dalam mengelola sampah, termasuk penerapan teknologi rumah kompos yang telah berjalan dengan baik," katanya.

Oum Mara juga berharap hubungan dan kerja sama antara Pemerintah Kamboja dan Pemerintah Kabupaten Gianyar dapat terus berkembang melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman dalam bidang pengelolaan lingkungan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Gianyar



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami