Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Koster Bacakan Pesan Megawati di Forum Harmoni Peradaban Dunia di Bali

Selasa, 30 Juni 2026, 08:51 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Humas Pemprov Bali/Koster Bacakan Pesan Megawati di Forum Harmoni Peradaban Dunia di Bali.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Gubernur Bali Wayan Koster membacakan sambutan Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri, pada pembukaan The 3rd World Civilizations Harmony Forum di Hotel Renaissance Bali Uluwatu, Kabupaten Badung, Senin (29/6/2026).

Forum internasional tersebut mempertemukan tokoh lintas negara, agama, budaya, dan akademisi untuk membahas masa depan peradaban dunia yang damai, adil, dan berkelanjutan.

Ketua Yayasan Prajna Harmonis, Kasino, mengatakan meski berbagai konflik global membuat cita-cita menciptakan perdamaian dunia terasa semakin menantang, seluruh peserta forum tetap berkumpul untuk merumuskan gagasan demi masa depan umat manusia.

Menurutnya, forum ini bertujuan menghormati keberagaman peradaban sekaligus menggali nilai-nilai universal yang mampu mempersatukan umat manusia, yakni hati nurani sebagai dasar martabat setiap manusia tanpa membedakan kebangsaan, suku, agama, budaya, maupun ideologi.

Mengutip pandangan sejarawan dunia Profesor Wang Gungwu, Kasino menjelaskan bahwa budaya merupakan identitas khas yang tumbuh dari kehidupan bersama suatu masyarakat sehingga bersifat lokal dan beragam. Namun di balik keberagaman tersebut terdapat nilai-nilai kemanusiaan yang bersifat universal.

Karena itu, forum mengangkat tema "Harmony in Diversity, Human Fraternity", yang dinilai sejalan dengan nilai-nilai Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, serta memiliki kesamaan dengan ajaran berbagai agama dan peradaban dunia, seperti Vasudhaiva Kutumbakam dalam Hindu, Ukhuwah Insaniyah dalam Islam, Tianxia Yijia dalam Konfusianisme, hingga persaudaraan universal dalam tradisi Buddha dan Kristen.

Kasino juga mengingatkan pesan Megawati Soekarnoputri pada penyelenggaraan The 2nd World Civilizations Harmony Forum, bahwa dunia yang setara dan bermartabat tidak boleh dipimpin oleh "hukum rimba", melainkan oleh "hukum hati nurani". Menurutnya, harmoni merupakan hukum yang menjaga keseimbangan, keterhubungan, dan kerja sama antarmanusia.

Dalam sambutan yang dibacakan Gubernur Koster, Megawati menegaskan bahwa Bali merupakan representasi harmoni antara alam, spiritualitas, budaya, dan masyarakat yang menjadi wajah Indonesia di mata dunia.

Filosofi Tri Hita Karana yang hidup di tengah masyarakat Bali disebut mengajarkan keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta, sehingga relevan dengan semangat forum internasional tersebut.

Megawati juga menyoroti tantangan global yang semakin kompleks, mulai dari persaingan hegemoni, konflik bersenjata, ketidakadilan, hingga dominasi ekonomi, teknologi, dan informasi yang berpotensi mengancam nilai-nilai kemanusiaan.

Berangkat dari pengalaman Indonesia sebagai bangsa yang majemuk dan dipersatukan oleh semangat Bhinneka Tunggal Ika, Megawati menawarkan lima agenda untuk mendukung keberlanjutan peradaban dunia. Agenda tersebut meliputi pembangunan regulasi global yang berkeadilan, penguatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), reformasi sistem keuangan global, pengembangan kearifan lokal sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan, serta penguatan sistem kebudayaan melalui pendidikan, kesehatan, dan pelestarian identitas budaya setiap bangsa.

Pada akhir sambutannya, Megawati mengutip pesan Proklamator Republik Indonesia, Ir. Soekarno, bahwa internasionalisme tidak dapat tumbuh tanpa berakar pada nasionalisme. Ia juga mengajak generasi muda dunia untuk menjadi pembangun jembatan persaudaraan, bukan tembok pemisah, demi terwujudnya peradaban dunia yang damai, adil, dan harmonis.

Forum internasional tersebut juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia periode 2019–2024, Mahfud MD.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Bali



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami