Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Nusa Penida Disiapkan Jadi Proyek Percontohan Energi Laut Terbarukan

Selasa, 30 Juni 2026, 20:32 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Humas Pemprov Bali/Nusa Penida Disiapkan Jadi Proyek Percontohan Energi Laut Terbarukan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pemerintah Provinsi Bali terus memperkuat komitmennya dalam pengembangan energi bersih dan terbarukan sebagai bagian dari implementasi Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih. Salah satu langkah strategis yang kini disiapkan adalah proyek percontohan Energi Baru Terbarukan (EBT) berbasis arus laut di kawasan Nusa Penida.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, saat membuka Sosialisasi Pre-Feasibility Study Proyek Percontohan Energi Laut Terbarukan di Nusa Penida yang berlangsung di Four Star by Trans Hotel, Denpasar, Selasa (30/6).

Menurutnya, pengembangan energi laut berpotensi menjadi sumber energi alternatif untuk mendukung terwujudnya visi Bali Mandiri Energi.

“Di sisi energi, salah satu kebijakan strategis pemerintah adalah Bali Mandiri Energi. Bahkan, Bapak Gubernur selalu mendukung penggunaan EBT, termasuk penggunaan kendaraan listrik dan pemanfaatan PLTS atap untuk instansi pemerintah, swasta, dan usaha pariwisata,” jelasnya.

Meski demikian, Dewa Made Indra menegaskan bahwa pengembangan proyek tersebut harus mempertimbangkan berbagai aspek penting, mulai dari lingkungan, pariwisata, pelayaran hingga sektor perikanan.

Karena itu, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses penyusunan pra-studi kelayakan agar proyek yang dikembangkan nantinya tidak menimbulkan dampak terhadap sektor-sektor lain.

“Kehadiran masyarakat Nusa Penida diharapkan dapat memberikan masukan terhadap pra-studi ini, mengenai hal-hal yang perlu dipertimbangkan agar tidak mengganggu sektor lain sehingga masyarakat setempat dapat memperoleh manfaat maksimal,” ungkapnya.

Sementara itu, Senior Research Scientist di University of Maryland, Prof. R. Dwi Susanto, mengungkapkan bahwa hasil studi USAID-SINAR bersama Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM menunjukkan terdapat 32 selat di Indonesia yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut (PLTAL). Salah satu lokasi yang dinilai sangat potensial adalah Selat Nusa Penida.

“Selat-selat di Indonesia sangat ideal untuk pengembangan EBT arus laut. Teknologinya juga telah terbukti andal dan layak secara komersial. Selain itu, tidak mengganggu estetika, aktivitas nelayan, pelayaran, maupun pariwisata,” ungkapnya.

Melalui Pre-Feasibility Study tersebut, Nusa Penida diharapkan menjadi proyek percontohan yang mampu membuktikan kelayakan komersial pembangkit listrik tenaga arus laut sekaligus membuka peluang pengembangan energi terbarukan di wilayah lain di Indonesia.

Selain memaparkan hasil kajian awal, sosialisasi juga menjadi forum untuk menyerap berbagai masukan dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, hingga pelaku pariwisata terkait rencana pengembangan energi arus laut di Selat Nusa Penida.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Bali



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami