Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Anjing Positif Rabies Gigit Tiga Orang di Bangli, WNA Cina Jadi Korban

Rabu, 15 Juli 2026, 14:13 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Anjing Positif Rabies Gigit Tiga Orang di Bangli, WNA Cina Jadi Korban.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BANGLI.

Kasus gigitan anjing positif rabies kembali terjadi di Kabupaten Bangli. Kali ini, tiga orang menjadi korban, termasuk seorang warga negara asing (WNA) asal Cina yang diserang usai berbelanja. Seluruh korban dipastikan telah mendapatkan penanganan medis serta vaksin antirabies (VAR).

Hasil pemeriksaan sampel anjing yang menggigit para korban di Laboratorium Balai Veteriner Denpasar menyatakan hewan tersebut positif terjangkit rabies.

Salah seorang korban, Ni Ketut Pitriani, warga Banjar Sedit, Kelurahan Bebalang, Kecamatan Bangli, menceritakan peristiwa yang dialaminya. Saat kejadian, ia sedang berada di warung miliknya di kawasan LC Aya.

Tanpa diduga, seekor anjing datang dari arah depan warung dan langsung menyerangnya. Meski sempat menghindar, anjing tersebut berhasil menggigit bahu kanannya. Akibat berusaha menghindari serangan, korban terjatuh hingga mengalami luka lebam di bahu kiri dan luka lecet pada lutut kiri.

Usai kejadian, korban langsung mendatangi Puskesmas I Susut untuk mendapatkan penanganan medis serta vaksin antirabies guna mencegah risiko penularan virus rabies.

Sementara itu, Kelian Banjar Sedit, I Made Sujana Arta, mengatakan setelah menerima laporan adanya gigitan anjing, warga langsung berupaya mencari keberadaan hewan tersebut.

Ia menjelaskan, anjing itu baru berhasil ditemukan sekitar pukul 19.00 WITA. Sebelum ditemukan, anjing tersebut diketahui kembali menyerang seorang warga di sebelah utara Rumah Tahanan (Rutan) Bangli dan seorang WNA asal China di depan RSUD Bangli.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, instansi terkait langsung melakukan penelusuran serta eliminasi selektif dan terukur terhadap anjing yang diduga sempat melakukan kontak dengan hewan penyebar rabies.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran rabies dengan memelihara hewan peliharaan secara bertanggung jawab, termasuk memberikan vaksinasi rabies secara berkala serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan hewan yang menunjukkan gejala mencurigakan atau bersifat agresif.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami