Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Hari Ketiga, Pencarian Nelayan Hilang di Gianyar Diperluas hingga Pantai Ketewel

Minggu, 19 Juli 2026, 20:44 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Hari Ketiga, Pencarian Nelayan Hilang di Gianyar Diperluas hingga Pantai Ketewel.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Tim SAR gabungan memperluas area pencarian terhadap seorang nelayan asal Desa Lebih, Kabupaten Gianyar, yang dilaporkan hilang saat melaut. Memasuki hari ketiga, Minggu (19/7/2026), operasi pencarian dilakukan melalui jalur laut, darat, hingga udara di sejumlah pantai di wilayah Kecamatan Sukawati.

Pusat pencarian difokuskan di kawasan Pantai Rangkan, Banjar Rangkan, Desa Ketewel. Area penyisiran meliputi Pantai Purnama, Pantai Rangkan, Pantai Pabean, Pantai Gumicik, hingga Pantai Lembeng yang dinilai berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban.

Korban diketahui bernama I Nyoman Darin (51), nelayan asal Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Kabupaten Gianyar. Ia dilaporkan hilang saat melaut di perairan Pantai Saba, Kecamatan Blahbatuh, pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 15.00 Wita.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Denpasar, Ditpolairud Polda Bali, Satpolairud Polres Gianyar, Polsek Sukawati, Brimob Polda Bali, Ditsamapta Polda Bali, TNI, serta instansi terkait lainnya.

Sebelum pencarian dimulai, seluruh personel mengikuti apel gabungan untuk menentukan strategi operasi. Tim kemudian dibagi menjadi dua kelompok, yakni tim laut dan tim darat.

Tim laut melakukan penyisiran menggunakan dua unit rubber boat milik Ditpolairud Polda Bali dan Basarnas Denpasar, dengan dukungan satu unit drone untuk pemantauan dari udara.

Sementara itu, tim darat menyisir sepanjang garis pantai guna mencari keberadaan korban maupun petunjuk yang dapat membantu proses pencarian.

Kasat Polairud Polres Gianyar, AKP I Gede Budarasa, mengatakan seluruh unsur SAR gabungan terus mengoptimalkan pencarian dengan memanfaatkan seluruh sumber daya yang tersedia.

"Kami bersama seluruh unsur SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian secara maksimal melalui jalur laut maupun darat dan udara. Setiap sektor pencarian disisir secara sistematis dengan harapan korban dapat segera ditemukan. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh instansi yang terlibat agar proses pencarian berjalan efektif dan aman," ujar AKP I Gede Budarasa.

Hingga Minggu sore, korban belum berhasil ditemukan. Tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di sejumlah titik prioritas berdasarkan evaluasi kondisi arus laut, arah angin, serta hasil pencarian pada hari-hari sebelumnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang beraktivitas di pesisir Gianyar, agar segera melaporkan kepada petugas apabila memperoleh informasi atau menemukan tanda-tanda yang berkaitan dengan keberadaan korban.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/gnr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami