Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Mahayastra Targetkan Jalan Rusak di Gianyar Tuntas dalam Tiga Tahun

Senin, 20 Juli 2026, 14:36 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Mahayastra Targetkan Jalan Rusak di Gianyar Tuntas dalam Tiga Tahun.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Bupati Gianyar I Made Mahayastra menegaskan komitmennya menuntaskan seluruh jalan kabupaten yang mengalami kerusakan parah dalam kurun waktu tiga tahun. Target tersebut menjadi bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Gianyar.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengalokasian anggaran daerah secara berkelanjutan. Pada Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Gianyar menganggarkan Rp189,875 miliar untuk menangani 36 paket pekerjaan jalan yang tersebar di berbagai wilayah.

"Keto seriusne bupati membangun infrastruktur. Kami memasang target waktu tiga tahun seluruh jalan kabupaten dapat dituntaskan," tegas Bupati Mahayastra saat Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7).

Sebelumnya, pada Tahun Anggaran 2025, Pemkab Gianyar telah menyelesaikan 55 paket pekerjaan jalan dengan total anggaran mencapai Rp191,51 miliar. Dengan tambahan 36 paket pekerjaan pada tahun 2026, pemerintah daerah optimistis tingkat kemantapan jalan kabupaten dapat mencapai 85 persen pada akhir tahun.

Peningkatan kualitas infrastruktur jalan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung distribusi barang dan jasa, serta memperkuat aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Kabupaten Gianyar.

Setelah sebagian besar ruas jalan utama kabupaten berada dalam kondisi mantap pada akhir 2026, Pemerintah Kabupaten Gianyar akan mengalihkan fokus pembangunan pada 2027 ke pembenahan jalan-jalan lingkungan di kawasan permukiman warga.

"Astungkara, saat saya selesai menjabat sebagai Bupati, tidak ada lagi jalan kabupaten yang rusak," ungkapnya penuh optimisme.

Menurut Mahayastra, pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"Membangun bukan sekadar membangun fisik, tetapi membangun untuk kepentingan rakyat. Infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan perekonomian, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Gianyar," pungkasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/gnr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami