Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Mahayastra Targetkan Jalan Rusak di Gianyar Tuntas dalam Tiga Tahun
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Bupati Gianyar I Made Mahayastra menegaskan komitmennya menuntaskan seluruh jalan kabupaten yang mengalami kerusakan parah dalam kurun waktu tiga tahun. Target tersebut menjadi bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Gianyar.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengalokasian anggaran daerah secara berkelanjutan. Pada Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Gianyar menganggarkan Rp189,875 miliar untuk menangani 36 paket pekerjaan jalan yang tersebar di berbagai wilayah.
Baca juga:
Mahayastra Jawab Sentilan Koster Soal Absen di PKB: Dukungan Tak Hanya Diukur dari Kehadiran
"Keto seriusne bupati membangun infrastruktur. Kami memasang target waktu tiga tahun seluruh jalan kabupaten dapat dituntaskan," tegas Bupati Mahayastra saat Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7).
Sebelumnya, pada Tahun Anggaran 2025, Pemkab Gianyar telah menyelesaikan 55 paket pekerjaan jalan dengan total anggaran mencapai Rp191,51 miliar. Dengan tambahan 36 paket pekerjaan pada tahun 2026, pemerintah daerah optimistis tingkat kemantapan jalan kabupaten dapat mencapai 85 persen pada akhir tahun.
Peningkatan kualitas infrastruktur jalan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung distribusi barang dan jasa, serta memperkuat aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Kabupaten Gianyar.
Setelah sebagian besar ruas jalan utama kabupaten berada dalam kondisi mantap pada akhir 2026, Pemerintah Kabupaten Gianyar akan mengalihkan fokus pembangunan pada 2027 ke pembenahan jalan-jalan lingkungan di kawasan permukiman warga.
"Astungkara, saat saya selesai menjabat sebagai Bupati, tidak ada lagi jalan kabupaten yang rusak," ungkapnya penuh optimisme.
Menurut Mahayastra, pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
"Membangun bukan sekadar membangun fisik, tetapi membangun untuk kepentingan rakyat. Infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan perekonomian, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Gianyar," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5758 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4592 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2551 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2197 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan