Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 21 Juli 2026
KPU Karangasem Edukasi Pemilih Pemula di 27 Sekolah Lewat MPLS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karangasem menuntaskan pelaksanaan pendidikan politik bagi pemilih pemula melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Selama sepekan pelaksanaan MPLS, sebanyak 27 sekolah tingkat SMA, SMK, Madrasah Aliyah (MA), hingga Sekolah Luar Biasa (SLB) telah mendapatkan sosialisasi langsung dari KPU Karangasem.
Sementara itu, lima sekolah lainnya dijadwalkan menerima edukasi serupa dalam kegiatan lanjutan setelah MPLS berakhir.
Program ini merupakan bagian dari pendidikan pemilih berkelanjutan yang bertujuan membangun pemahaman generasi muda mengenai demokrasi, pentingnya menggunakan hak pilih, serta mendorong lahirnya pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Karangasem, I Kadek Sukara, mengatakan seluruh komisioner KPU Karangasem turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan materi kepada para peserta didik baru.
"Atas nama lembaga KPU Karangasem saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala sekolah yang telah memberikan ruang kepada kami untuk menyampaikan pentingnya pendidikan pemilih pemula kepada para siswa. Dukungan ini menjadi modal penting dalam membangun budaya demokrasi sejak dini," ujar Sukara, Senin (20/7).
Ia menjelaskan, dari total 32 SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Karangasem, sebanyak 27 sekolah telah menerima sosialisasi selama pelaksanaan MPLS.
Menurut Sukara, capaian tersebut menjadi salah satu yang tertinggi di Bali dari sisi jumlah sekolah yang memberikan kesempatan kepada KPU untuk melaksanakan pendidikan politik bagi pemilih pemula.
"Dari data sementara, KPU Karangasem berhasil melaksanakan sosialisasi di jumlah sekolah yang cukup banyak di Bali. Ini menunjukkan hubungan yang sangat baik antara KPU dengan dunia pendidikan di Kabupaten Karangasem," katanya.
Selain memberikan pemahaman mengenai tahapan kepemiluan, hak dan kewajiban pemilih, serta pentingnya partisipasi politik, KPU Karangasem juga memperkenalkan dua program yang akan dikembangkan ke depan, yaitu Siswa Peduli Demokrasi (SPD) dan Guru Penegak Demokrasi (GPD).
Melalui dua program tersebut, KPU Karangasem berharap budaya demokrasi dapat tumbuh lebih kuat di lingkungan sekolah dengan melibatkan siswa maupun tenaga pendidik sebagai agen pendidikan politik yang berkelanjutan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3756 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1433 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1405 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1374 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1287 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun