Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
BPBD Karangasem Luncurkan Unit Layanan Disabilitas Penanggulangan Bencana
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karangasem terus memperkuat upaya mewujudkan sistem penanggulangan bencana yang inklusif. Langkah terbaru diwujudkan melalui peluncuran Unit Layanan Disabilitas Penanggulangan Bencana (ULD-PB) guna memastikan penyandang disabilitas memperoleh akses, perlindungan, serta peran yang setara dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Peluncuran ULD-PB dilaksanakan pada Senin (20/7/2026) dan diresmikan oleh Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta.
Prosesi pengalungan selendang secara simbolis menjadi penanda resmi beroperasinya ULD-PB sekaligus menjadi tonggak penting dalam penguatan sistem penanggulangan bencana yang lebih ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Melalui unit ini, penyandang disabilitas tidak hanya menjadi penerima layanan saat terjadi bencana, tetapi juga dilibatkan secara aktif dalam proses mitigasi, edukasi kebencanaan, hingga penyusunan strategi penanggulangan bencana di Kabupaten Karangasem.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Karangasem, I Made Aditya Sugiharta, mengatakan keanggotaan ULD-PB tidak hanya berasal dari personel BPBD, tetapi juga melibatkan penyandang disabilitas sebagai bagian dari tim.
Menurutnya, para penyandang disabilitas akan dibekali pengetahuan mengenai kebencanaan sehingga mampu memahami langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadi bencana sekaligus menyampaikan kebutuhan serta rekomendasi sesuai kondisi di lapangan.
"Minimal para penyandang disabilitas memahami kebencanaan, mampu mengomunikasikan kebutuhan mereka, memberikan rekomendasi hal-hal yang strategis, serta mengetahui apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana," ujarnya.
Aditya menjelaskan, ULD-PB akan memiliki sejumlah bidang yang melibatkan penyandang disabilitas bersama berbagai pemangku kepentingan. Selama lima tahun ke depan, unit tersebut akan menjalankan berbagai program untuk memperkuat kesiapsiagaan sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap kelompok rentan di Kabupaten Karangasem.
Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta, menyampaikan apresiasinya atas pembentukan ULD-PB. Menurutnya, seluruh masyarakat tanpa terkecuali memiliki hak yang sama dalam memperoleh informasi, perlindungan, dan pelayanan ketika menghadapi bencana.
"Dengan peluncuran ULD-PB ini, kesiapsiagaan bagi penyandang disabilitas mendapat perhatian penuh. Mereka memiliki hak yang sama dan harus menjadi bagian dari sistem penanggulangan bencana," kata Sedana Merta.
Ia berharap keberadaan ULD-PB tidak hanya berhenti sebagai seremoni peluncuran, tetapi diwujudkan melalui berbagai program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi penyandang disabilitas. Hal tersebut dinilai penting mengingat Kabupaten Karangasem memiliki sedikitnya 13 potensi bencana yang memerlukan kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat.
Sementara itu, Head of Sub-National Program Siap Siaga, Deswanto Marbun, menilai pembentukan ULD-PB Karangasem sebagai langkah maju dalam mewujudkan sistem penanggulangan bencana yang inklusif.
Menurutnya, penyandang disabilitas harus memperoleh perlindungan sekaligus diberikan ruang untuk berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan penanggulangan bencana.
"Kami berharap ULD-PB menjadi wadah yang mampu melindungi kelompok rentan sekaligus memastikan kebutuhan dan kapasitas penyandang disabilitas menjadi bagian penting dalam sistem penanggulangan bencana," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5754 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4590 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2551 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2196 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan