Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 21 Juli 2026
Koperasi di Tegallalang Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kebakaran hebat melanda bangunan Koperasi Sri Artaguna di Banjar Adat Bayad, Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, pada Selasa (21/7/2026) dini hari. Peristiwa tersebut menghanguskan bangunan koperasi beserta sejumlah aset di dalamnya dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Kobaran api yang muncul sekitar pukul 01.00 Wita mengundang respons cepat dari petugas pemadam kebakaran, aparat keamanan, dan warga setempat. Mereka bahu-membahu memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Bangunan koperasi yang diketuai I Ketut Mupu mengalami kerusakan cukup parah akibat dilalap si jago merah. Selain bangunan, empat unit sepeda motor yang berada di sekitar lokasi juga hangus terbakar.
Berdasarkan keterangan saksi Minto Santoso, kebakaran pertama kali diketahui setelah dirinya terbangun karena mencium bau benda terbakar. Saat keluar rumah, ia melihat kobaran api sudah membesar dan melalap bangunan koperasi beserta empat sepeda motor di sekitarnya.
Melihat kondisi tersebut, Minto segera berteriak meminta pertolongan warga. Pada waktu yang hampir bersamaan, saksi lainnya, I Kadek Sabtu Hendrawan, terbangun akibat suara ledakan. Ia kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran sekaligus memberitahukan kejadian itu kepada Ketua Koperasi Sri Artaguna.
Sekitar pukul 01.30 Wita, dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Gianyar tiba di lokasi. Bersama warga, petugas melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.
Setelah proses pemadaman berlangsung sekitar satu setengah jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 03.00 Wita. Berkat respons cepat petugas dan warga, api tidak sempat merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Babinsa Desa Kedisan Koramil 1616-06/Tegallalang, Serda I Kadek Wardana, mengatakan pihaknya turut mendampingi proses penanganan pascakebakaran, termasuk pelaksanaan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Tim Laboratorium Forensik (Labfor).
"Usai proses pemadaman, kami mendampingi pelaksanaan olah TKP oleh Tim Labfor guna mendukung penyelidikan penyebab kebakaran," ujarnya.
Akibat peristiwa tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta. Nilai kerugian itu meliputi uang tunai sekitar Rp15 juta, kerusakan bangunan koperasi, serta empat unit sepeda motor yang hangus terbakar. Polisi bersama Tim Laboratorium Forensik masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3760 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1436 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1409 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1376 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1287 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun