Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tujuh Hari Pencarian Nelayan Gianyar Belum Membuahkan Hasil, Operasi SAR Ditutup

Kamis, 23 Juli 2026, 18:18 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Tujuh Hari Pencarian Nelayan Gianyar Belum Membuahkan Hasil, Operasi SAR Ditutup.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Operasi pencarian terhadap nelayan asal Desa Lebih, Kabupaten Gianyar, I Nyoman Darin (51), yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan Pantai Saba, resmi dihentikan setelah tujuh hari pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan (SAR).

Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi bersama seluruh unsur Tim SAR Gabungan yang dilaksanakan di Pantai Lebih, Kamis (23/7/2026), setelah seluruh upaya pencarian dinilai telah dilakukan secara maksimal sesuai prosedur.

Pada hari ketujuh pencarian, Tim SAR Gabungan kembali menggelar operasi mulai pukul 07.30 hingga 14.00 WITA dengan menyisir wilayah laut, daratan, serta melakukan pemantauan dari udara. Namun hingga berakhirnya operasi, korban belum berhasil ditemukan.

Korban diketahui merupakan warga Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Kecamatan/Kabupaten Gianyar, yang dilaporkan hilang sejak Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 15.00 WITA di perairan Pantai Saba, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Basarnas Denpasar, BPBD Kabupaten Gianyar, Ditpolairud Polda Bali, Satpolairud Polres Gianyar, Tim SAR Brimob Polda Bali, Ditsamapta Polda Bali, serta Bhabinkamtibmas Desa Lebih.

Kegiatan hari terakhir diawali dengan apel gabungan pada pukul 08.00 WITA yang dipimpin Koordinator Lapangan Basarnas Denpasar, Dudi Librana Yudana.

Tim laut mengerahkan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) Basarnas Bali untuk menyisir perairan dari Lembeng hingga Pantai Jumpai, Kabupaten Klungkung, kemudian melanjutkan pencarian ke perairan lepas berdasarkan analisis pergerakan arus dan titik dugaan hilangnya korban.

Selain itu, satu unit kapal Satpolairud Polres Gianyar disiagakan untuk mendukung operasi apabila kondisi cuaca memungkinkan. Tim juga memanfaatkan satu unit drone untuk melakukan pemantauan dari udara.

Sementara itu, tim darat melakukan penyisiran secara sistematis di sepanjang garis pantai ke arah timur maupun barat dengan radius sekitar tiga kilometer dari lokasi awal kejadian guna mencari kemungkinan keberadaan korban ataupun petunjuk lain.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta, mengatakan evaluasi akhir dilakukan setelah seluruh rangkaian pencarian selesai dilaksanakan.

"Berdasarkan hasil evaluasi seluruh unsur SAR Gabungan, disimpulkan bahwa selama tujuh hari pelaksanaan operasi pencarian telah dilakukan secara maksimal sesuai prosedur dan standar operasi SAR, baik melalui pencarian laut, penyisiran darat maupun pemantauan udara. Namun hingga batas waktu operasi berakhir, korban belum berhasil ditemukan," ujarnya.

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, operasi SAR resmi dinyatakan ditutup. Meski demikian, pemantauan terhadap kemungkinan ditemukannya korban tetap dilakukan melalui koordinasi dengan nelayan, Balawista, pemerintah desa, serta masyarakat pesisir yang beraktivitas di kawasan laut.

"BPBD Kabupaten Gianyar bersama instansi terkait tetap melaksanakan pemantauan dan koordinasi dengan nelayan, Balawista, pemerintah desa, dan masyarakat pesisir sebagai tindak lanjut pasca penutupan operasi," kata Dibya.

Pihak keluarga korban menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel SAR Gabungan yang telah melakukan pencarian secara intensif selama tujuh hari. Keluarga juga menyatakan akan terus berkoordinasi dengan aparat dan instansi terkait apabila terdapat informasi baru mengenai keberadaan I Nyoman Darin.

Tim SAR Gabungan berharap keluarga tetap diberikan ketabahan dan kekuatan. Koordinasi antarinstansi bersama masyarakat pesisir akan terus dilakukan apabila di kemudian hari muncul perkembangan baru terkait keberadaan korban.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/gnr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami