Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Badung Jajaki Kerja Sama dengan Kota Fujisawa Jepang, Fokus Pariwisata dan Pengelolaan Pantai
bbn/dok Humas Pemkab Badung/Badung Jajaki Kerja Sama dengan Kota Fujisawa Jepang, Fokus Pariwisata dan Pengelolaan Pantai.
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemerintah Kabupaten Badung menjajaki perluasan kerja sama dengan Kota Fujisawa, Prefektur Kanagawa, Jepang. Kolaborasi ini diarahkan pada penguatan sektor budaya, pariwisata, pengembangan sumber daya manusia (SDM), hingga pengelolaan kawasan pesisir secara terpadu.
Rencana tersebut dibahas saat Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menerima kunjungan delegasi Shonan-Bali Friendship Association dalam agenda pertemuan dan kunjungan budaya di Ruang Rapat Nayaka Gosana I, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Kamis (23/7/2026).
Turut mendampingi Bupati Badung dalam pertemuan tersebut Asisten III Bidang Administrasi Umum I Wayan Wijana, Kepala Dinas Kebudayaan I Gede Sukadana, Kepala Dinas Pariwisata AA. Putri Mas Agung, serta Kepala Bagian Kerja Sama Setda Badung Ida Ayu Yutri Indahgustari.
Sementara itu, delegasi Jepang dipimpin Ketua Shonan-Bali Friendship Association sekaligus Ketua Panitia Enoshima Bali Sunset, Hasegawa Ami. Delegasi juga diikuti sejumlah anggota Dewan Kota Fujisawa, yakni Matsunaga Yumie, Misawa Yoshitsugu, Ueno Hitoshi, dan Sarayu Manabu. Sebagai simbol persahabatan, rombongan menyerahkan cinderamata berupa produk khas Kota Fujisawa kepada Bupati Badung.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, hubungan kerja sama budaya dan pariwisata antara Badung dan Fujisawa telah terjalin sejak tahun 2024, salah satunya melalui penyelenggaraan Enoshima Bali Sunset yang kembali dijadwalkan berlangsung pada awal Oktober 2026.
Adi Arnawa menjelaskan bahwa Badung dan Fujisawa memiliki karakteristik yang serupa sebagai daerah tujuan wisata yang mengandalkan kekayaan budaya serta kawasan pesisir. Kesamaan tersebut menjadi modal penting untuk memperluas kerja sama ke berbagai sektor strategis.
"Kami sangat mengapresiasi kehadiran delegasi dari Fujisawa. Kunjungan ini menjadi kesempatan yang baik untuk menyamakan persepsi sekaligus menjajaki berbagai peluang kerjasama yang dapat memberikan manfaat bagi kedua daerah. Kami juga ingin berbagi pengalaman sekaligus belajar dari Fujisawa, terutama terkait penataan kawasan pantai, penanganan abrasi, hingga upaya menjaga kebersihan pantai," ujarnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Badung sangat terbuka terhadap berbagai peluang kerja sama baru, mulai dari promosi destinasi wisata, pertukaran seniman dan pelaku budaya, pengembangan SDM, pertukaran pelajar, hingga kerja sama akademik antar lembaga pendidikan. Seluruh program tersebut akan diawali dengan penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) yang kemudian ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS).
"Kami sangat terbuka terhadap kerja sama ini. Secara teknis nanti akan kami koordinasikan melalui Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata dan Bagian Kerjasama agar program-program yang disepakati dapat diimplementasikan dengan baik," ujar Adi Arnawa.
Ketua Shonan-Bali Friendship Association, Hasegawa Ami, menyambut baik komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam memperluas kerja sama. Menurutnya, kunjungan ini tidak hanya bertujuan mempererat hubungan persahabatan, tetapi juga mempelajari potensi pariwisata yang dimiliki Badung.
"Kami datang ke Badung untuk melihat berbagai situs budaya, destinasi wisata, serta penyelenggaraan berbagai event. Kami ingin mengetahui potensi yang dimiliki Badung sebagai dasar membangun kerja sama yang lebih luas, baik melalui pertukaran budaya maupun bentuk kolaborasi lainnya," kata Hasegawa.
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas pengalaman Prefektur Kanagawa dalam mengelola kawasan pesisir. Pemerintah daerah di wilayah tersebut membentuk badan khusus lintas pemerintah kota pesisir yang bertugas menjaga kebersihan pantai secara terpadu. Pendanaannya dilakukan secara bersama oleh pemerintah daerah anggota, sementara kegiatan pembersihan pantai dilaksanakan setiap hari selama musim panas dengan melibatkan petugas dan relawan melalui program beach clean-up.
Pengalaman pengelolaan kawasan pesisir dari Jepang itu diharapkan menjadi referensi bagi Pemerintah Kabupaten Badung dalam menyusun program kerja sama, khususnya terkait penataan pantai, penanganan abrasi, dan peningkatan kebersihan kawasan wisata pesisir.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Badung
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5780 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2555 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2202 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan