Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bau Kotoran Babi Ganggu Warga Blahbatuh, DLH Gianyar Turun Tangan

Senin, 12 Oktober 2026, 16:42 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Bau Kotoran Babi Ganggu Warga Blahbatuh, DLH Gianyar Turun Tangan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Dugaan pencemaran lingkungan akibat bau tidak sedap dari peternakan babi di Banjar Blangsinga, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, ditindaklanjuti tim gabungan pada Senin (12/10/2026). 

Hasil pemeriksaan menemukan penampungan kotoran ternak milik peternak dalam kondisi penuh.

Tim gabungan yang terdiri atas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar, Satpol PP, perangkat desa, dan kepolisian mendatangi lokasi usaha milik I Ketut Darsana sekitar pukul 09.30 WITA. Pemeriksaan tersebut merupakan inspeksi kedua setelah adanya laporan masyarakat mengenai bau yang mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Dalam sidak itu, Bhabinkamtibmas Desa Saba Aipda I Nyoman Mara Arta bersama personel Satpol PP Blahbatuh dan Kepala Dusun Banjar Blangsinga berkoordinasi dengan pemilik usaha. Petugas juga memeriksa area kandang serta saluran pembuangan kotoran ternak.

Petugas DLH Kabupaten Gianyar mencatat temuan di lapangan dan meminta keterangan dari pemilik usaha. Dari hasil pengecekan, penampungan kotoran atau septic tank peternakan tersebut diketahui telah penuh. Kondisi itu memicu bau menyengat yang dikeluhkan warga di sekitar lokasi.

Kapolsek Blahbatuh, Kompol Luh Putu Sri Sumartini, mengatakan kepolisian berkomitmen menjembatani aspirasi masyarakat dan pemilik usaha melalui pendekatan yang responsif serta persuasif.

"Polri hadir untuk mendengarkan keluhan masyarakat dan mendorong penyelesaian permasalahan secara humanis. Kami mengimbau pemilik usaha agar segera melakukan pembersihan penampungan kotoran ternak serta memperhatikan kebersihan lingkungan, sehingga aktivitas usaha tidak menimbulkan gangguan bagi masyarakat di sekitarnya," tegas Kompol Luh Putu Sri Sumartini.

Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah melalui DLH dan Satpol PP, serta perangkat desa diperlukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif sekaligus mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.

Dari hasil mediasi dan inspeksi tersebut, I Ketut Darsana menyatakan bersedia bekerja sama dengan petugas. Ia berkomitmen segera menguras dan membersihkan penampungan kotoran ternak yang telah penuh agar bau tidak sedap yang dikeluhkan warga dapat segera diatasi.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/gnr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami