Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
12 Penyandang Cacat Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sebanyak 12 orang penyandang cacat dari Yayasan Senang Hati, berhasil melakukan pengibaran bendera bawah laut saat Hari Proklamasi Kemerdekaan RI ke-65 pada 17 Agustus, Selasa (17/8).
12 penyandang cacat ini didampingi belasan penyelam lainnya yang menjadi pendamping. Mereka berhasil mengibarkan sang saka merah putih pada kedalaman sekitar 7 meter di perairan Tulamben, Karangasem.
Walau dalam kondisi cacat fisik, para penyandang cacat ini memberikan kado kemerdekaan dengan memperlihatkan
semangat dan daya juang fisik.Tim ini terdiri dari 4 orang pengibar bendera, yaitu Gusti Lanang Wirawan, Komang Astawa, Aris, dan Wayan Sugianto. Lalu ada 2 pembawa bendera, Dayu Wiadnyani dan Wayan Parwati.
Sisanya peserta acara yaitu Sang Ayu Nyoman Puspa, Kadek Candrawasih, Ketut Sudianti, Nyoman Rudiawan, dan Nyoman Budiarsa."Merdeka," teriak Aris, salah seorang peserta senang seusai melakukan upacara di dalam laut.Selama beberapa minggu mereka berlatih di bawah bimbingan Afandi Junaedi, dive master yang membantu mereka berlatih selama tiga tahun terakhir ini.
Pengibaran bendera bawah laut pada hari kemerdekaan ini adalah untuk kedua kalinya bagi Senang Hati setelah tahun 2008 melakukan hal yang sama di Pantai Sanur, Denpasar.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6006 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2330 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan