Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
1.743 ODGJ dan Penyandang Disabilitas di Tabanan Akan Divaksin
BERITABALI.COM, TABANAN.
Proses percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tabanan akan menyasar 1.743 orang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan penyandang disabilitas usia 18 tahun ke atas. Direncanakan vaksinasi akan dimulai pada 2 hingga 4 September 2021.
Kepala Dinas Sosial Tabanan, I Nyoman Gede Gunawan menjelaskan, pemerintah pusat melalui Kementrian Sosial meminta agar percepatan vaksinasi bagi penyandang disabilitas bisa menjadi prioritas lantaran mereka ini merupakan salah satu kelompok paling rentan terpapar virus Covid-19.
Secara keseluruhan untuk di kabupaten Tabanan tercatat ada 1.743 target sasaran vaksinasi pada kelompok penyandang disabilitas termasuk ODGJ. Apalagi Kementrian Kesehatan, lanjut kata Gunawan telah mengeluarkan Surat Edaran yang menyatakan bahwa penyandang disabilitas dapat dilayani di seluruh fasilitas kesehatan/sentra vaksinasi manapun dan tidak terbatas pada alamat domisili KTP.
“Artinya tanpa NIK boleh dilayani vaksin, dulu kendala di NIK sekarang tidak, karena petugas dari catatan sipil nantinya juga akan dihadirkan, jadi meski sifatnya manual yang penting mereka (penyandang disabilitas dan ODGJ) ini tervaksin,” terangnya, Rabu (1/9).
Saat ini, lanjut Gunawan sekitar 600 orang penyandang disabilitas sudah tervaksin. Itupun mereka yang tuna rungu wicara dan tunanetra. Sedangkan yang disabilitas fisik dan ODGJ memang diakuinya sedikit sulit, sehingga diperlukan kerjasama semua pihak terkait.
Sementara itu, Kepala Seksi Survailance Imunisasi Dinas Kesehatan Tabanan, I Nengah Suarma Putra menambahkan, mematangkan kegiatan yang serentak dilakukan seluruh Bali ini sudah dilakukan berbagai rapat koordinasi dengan dinas terkait, sehingga nantinya pelaksanaanya bisa berjalan lancar.
Vaksinasi bagi disabilitas dan ODGJ di Tabanan dibagi empat pos untuk bisa mencangkup semua zona di 10 kecamatan. Dimana lokasinya menggunakan gedung sekolah, seperti di SMAN 2 Tabanan mencangkup kawasan Tabanan Kediri dan Penebel (551 sasaran).
Selanjutnya di SMAN 1 Selemadeg untuk kawasan Kerambitan, Selemadeg, Selemadeg Timur dan Selemadeg Barat (785 sasaran). SMAN 1 Pupuan untuk kawasan Pupuan (136 sasaran) dan SMAN 1 Marga untuk kawasan Marga dan Baturiti (271 sasaran).
“Koordinatornya dari Propinsi Bali, untuk vaksin sudah disediakan yakni jenis Sinopharm,” jelasnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5232 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3433 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2213 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 938 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan