Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
2 Bocah Tewas di Kubangan Air Bekas Galian
BERITABALI.COM, NTB.
Dua bocah perempuan Hayatul Hasanah (7 tahun) dan Olivia Khairunnisa (7 tahun), warga Desa Pengadangan Barat, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Selasa (19/1) pukul 15.39 WITA, ditemukan meninggal di kubangan air bekas galian di Dusun Tibu Petung, Desa Pengadangan Barat.
Bersama beberapa temannya, dua bocah yang tidak bisa berenang ini berniat mandi di air kubangan tersebut. Terungkapnya kedua korban tenggelam di kubangan air bekas galian dalam kondisi meninggal, atas laporan teman bermainnya korban saat di TKP.
Informasi yang dihimpun, korban bersama tiga temannya, sore itu pergi ke kubangan air bekas galian untuk mandi. Saat ketiganya asyik mandi, kedua korban tiba-tiba menghilang, karena takut dan panik.
Talita teman kedua korban langsung berlari meminta tolong ke Inak Danik, salah seorang warga yang berada tak jauh dari TKP. Inak Daniq pun meminta tolong kepada Amak Sus yang juga berada tak jauh dari TKP untuk mencari korban di kubangan air tersebut.
Amak Sus turun ke kubangan air, untuk mencari korban, dan kedua korban ditemukan di dasar kubangan dan keduanya langsung diangkat dari dasar kolam.
Kedua korban ditemukan dalam kondisi tak bergerak, warga sekitar langsung membawa kedua korban ke Puskesmas Pringgasela untuk pemeriksaan dan pertolongan. Namun kedua korban dinyatakan sudah tak bernyawa
Kapolsek Pringgasela melalui Kasubag Humas Polres Lotim Iptu L Jaharuddin yang dikonfirmasi membenarkan, adanya laporan dua bocah berumur 7 tahun meninggal dunia tenggelam di kubangan air bekas galian tersebut.
"Begitu mendapat laporan anggota Polsek dan Inafis Polres langsung turun ke lapangan melakukan olah TKP," sebutnya.
"Orang tua korban mengaku, kalau korban tidak bisa berenang," sebut Kasubbag Humas menirukan pengakuan orang tua korban.
Orang tua kedua korban, saat akan dilakukan autopsi, menolak. Mereka menerima kejadian tersebut, sebagai musibah dan kelalaian yang dikuatkan dengan surat pernyataan. Sore ini juga, kedua korban oleh masing-masing keluarga dibawa pulang untuk dimakamkan.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5990 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4674 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2653 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2313 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2234 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan