Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
22 Desa di Klungkung Gelar Pilkel, Protokol Kesehatan Ketat Diterapkan
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Sempat tertunda beberapa kali karena pandemi Covid-19 yang meniadakan segala bentuk kegiatan berkumpul, pemungutan suara untuk Pemilihan Perbekel (Pilkel) di Kabupaten Klungkung Bali akhirnya dilaksanakan dengan protokol kesehatan lengkap dan tata cara yang berbeda dari Pemilu pada umumnya.
[pilihan-redaksi]
Sebanyak 22 Desa di Klungkung, Minggu (9/8) pagi menggelar pemungutan suara serentak baik di Klungkung daratan maupun di Kepulauan Nusa Penida. Pelaksanaannya tersebar di empat kecamatan. Rinciannya, tujuh desa di Kecamatan Nusa Penida (Desa Tanglad, Batukandik, Kutampi, Klumpu, Ped, Jungutbatu, Batununggul).
Kemudian 4 desa di Kecamatan Klungkung (Desa Tangkas, Jumpai, Kamasan, Gelgel). Tujuh desa di Kecamatan Dawan (Paksebali, Sampalan Klod, Sampalan Tengah, Sulang, Dawan Klod, Pesinggahan, Kampung Kusamba). Dan, empat desa di Kecamatan Banjarangkan (Desa Timuhun, Takmung, Tusan dan Tohpati).
“Akhirnya bisa digelar hari ini, sebelumnya Direncanakan April, kemudian mundur Juni dan terakhir hari ini baru bisa digelar, karena masih menunggu aturan dan arahan juga terkait pelaksanaan selama pandemi Covid-19,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Klungkung I Wayan Suteja.
Dimana setiap tempat pemungutan suara, dilengkapi dengan protokol kesehatan, dan petugas pemungutan suara juga dilengkapi dengan masker, menggunakan face shield atau pelindung wajah, dan titik-titik pemungutan yang bersentuhan langsung dengan masyarkat pemilih diberikan sekat berupa plastic, sehingga nyaman baik petugas maupun masyarakat yang akan melakukan pemilihan.
Di salah satu TPS di banjar Pande Mas, Desa Kamasan, para pemilih yang lupa dan tidak mengenakan masker saat datang ke TPS langsung diberikan masker oleh panitia pemilihan. Sementara untuk sarana cuci tangan juga tidak menyentuh melainkan dimodifikasi khusus dengan menginjak sehingga mengurnagi kegiatan menyentuh alat di tempat pemungutan ini.
“Semua kami sediakan, biar semua aman dan nyaman sehingga masyarakatpun tentang walaupun pemilihan di tengah pandemi seperti sekarang ini,” kata Ketua KPPS Kamasan Nyoman Suardita.
Dalam pilkel kali ini juga mendapat monitoring dari Pemkab Klungkung yang dipimpin Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta bersama Wakil Bupati serta unsur muspida di Kabupaten Klungkung. Yang melakukan pemantauan ke sejumlah TPS yang ramai dari Kecamatan Banjarangkan, Klungkung dan Dawan.
Reporter: bbn/klk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan