Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
3 Hari Belum Ditemukan, Pencarian Eril Terus Dilakukan
BERITABALI.COM, DUNIA.
KBRI Bern di Swiss menyampaikan Emmeril Khan Mumtadz (23) belum ditemukan hingga Sabtu (28/5) sore, tiga hari setelah hilang karena terseret arus Sungai Aare, Bern, Swiss.
"Sampai Sabtu sore, pencarian belum membuahkan hasil yang diharapkan," tulis tulis KBRI Bern dalam pernyataannya pada Sabtu.
Emmeril atau Eril, putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, diketahui hilang usai terseret arus sungai pada Kamis (27/5) pagi.
"Pada hari ketiga ini, pencarian intensif menggunakan kapal dan drone dilakukan di beberapa lokasi kritis di sepanjang Aare, sementara penyelam dikerahkan di beberapa lokasi yang dapat diakses di sepanjang sungai," tulis KBRI Bern.
Tim pencarian dikatakan dipimpin Kepolisian Maritim Bern dan pencarian terus dilakukan.
Kepala kepolisian maritim Urs Käller dan kepala kepolisian regional Thomas Mueller dikatakan bakal memberi kabar terbaru terkait Eril kepada orang tuanya.
Sebelumnya Duta Besar RI untuk Swiss Muliaman Hadad menjelaskan Eril terbawa arus di Aare yang suhunya 16 derajat celsius dan agak keruh. Eril dijelaskan hilang saat berenang bersama keluarganya. Saat ingin naik ke permukaan, Eril disebut terseret arus deras.
Eril yang berada di Swiss untuk mencari sekolah buat melanjutkan pendidikannya sempat berusaha ditolong, namun dia tetap terbawa arus. Aare merupakan sungai terpanjang di Swiss, sekitar 295 km. Hadad mengatakan sungai ini rata-rata menelan korban 15-20 orang per tahun.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4466 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2250 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1565 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1014 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 949 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun