Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
30 Hari Tidak Turun Hujan, Masyarakat Buleleng Diminta Waspadai Potensi Kekeringan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Masyarakat Buleleng diminta mewaspadai potensi kekeringan di wilayah Bali bagian utara.
“Waspadai potensi kekeringan karena sudah tidak turun hujan lebih dari 30 hari,” kata Koordinator Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III, I Nyoman Gede Wiryajaya di Denpasar, Rabu, 21 Juni 2023.
Berdasarkan pengamatan terakhir yang diperbarui pada Selasa, 20 Juni 2023, wilayah di Bali bagian utara yang diperkirakan kekeringan, yakni di Kecamatan Buleleng, Kubutambahan, dan Tejakula di Kabupaten Buleleng, serta sebagian wilayah di Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem.
Sedangkan wilayah lain di Bali, sudah tidak turun hujan dalam kurun waktu tujuh hingga 30 hari. Meski begitu, beberapa wilayah di Bali diperkirakan masih berpeluang terjadi hujan pada 21-30 Juni 2023, yakni di Kabupaten Badung dan Kabupaten Gianyar.
Kemudian di Kabupaten Tabanan tersebar di Kecamatan Selemadeg, Selemadeg Timur, Penebel, Marga, Kerambitan, Tabanan, Baturiti. Selain itu, di Kabupaten Klungkung di Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, dan Dawan. Kemudian di Kabupaten Karangasem di Kecamatan Rendang, Sidemen, Manggis, dan Bebandem.
Adapun perkiraan suhu maksimal rata-rata diperkirakan 32 derajat Celsius dan rata-rata suhu minimal mencapai hingga 22 derajat Celsius. Sedangkan kecepatan angin diperkirakan hingga 40 kilometer per jam yang bergerak dari timur-selatan.
BMKG mengelompokkan wilayah di Bali ke dalam 20 zona musim (zom). Dari jumlah itu, 19 zom sudah memasuki kemarau dan satu zom baru terindikasi memasuki musim kemarau. Satu zom itu, yakni wilayah Buleleng bagian tengah dan selatan, Tabanan bagian utara, dan Badung bagian utara.
BMKG memperkirakan puncak musim kemarau di Bali terjadi pada Juli hingga Agustus 2023. BMKG Wilayah III Denpasar telah menyosialisasikan potensi curah hujan rendah dari dari 50 milmeter per dasarian (10 hari) kepada delapan provinsi di bawah pengamatan termasuk Bali.
"Kami setiap tahun selalu memberikan prakiraan awal musim hujan dan musim kemarau dan imbauan kepada gubernur terkait peringatan dini waspada kebakaran hutan dan curah hujan tinggi," ucap dia. (sumber: medcom.id)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7753 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5631 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan