Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
4 Pemerkosa Sadis India Dihukum Mati
india
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, New Delhi. Empat pemerkosa sadis di India akhirnya dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan di New Delhi, India, Jumat (13/9/2013).
Sebagaimana dilaporkan BBC, empat orang itu adalah pelaku pemerkosaan beramai-ramai terhadap seorang gadis di atas bus di New Delhi Desember 2012. Gadis itu mengalami luka parah hingga akhirnya meninggal dunia dua minggu kemudian.
Mukesh Singh, Vinay Sharma, Akshay Thakur, dan Pawan Gupta dinyatakan sebelumnya divonis bersalah. Dalam pengadilan hari ini, mereka dijatuhi hukuman mati.
Hakim Judge Yogesh Khanna mengatakan, kasus ini terbilang langka sehingga sulit untuk memberi mereka hukuman ringan. Menurutnya, pemerkosaan ini membuat marah massa. Karena itu pengadilan tidak dapat menutup mata menghadapi kejahatan seperti itu.
Salah satu terpidana, Vinay Sharma, langsung menangis saat hakim memutuskan hukuman. Sementara ayah korban mengatakan puas dengan keputusan hakim.
“Kami bahagia, keadilan telah ditegakkan,” ujarnya seperti dikutip kantor berita Associated Press.
Pemerkosaan oleh sebuah geng itu terjadi di sebuah bus di New Delhi ketika perempuan itu pulang sehabis menonton film di bioskop 16 Desember 2012 bersama seorang teman prianya. Mereka diserang oleh enam orang dan memperkosanya. Teman prianya juga disiksa hingga mengalami luka parah. Keduanya kemudian dilemparkan begitu saja dari atas bus. [bbn/inilah.com]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3874 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2165 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2009 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1923 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1785 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun