Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 30 Agustus 2026
5 Faktor Risiko Paling Umum Menyebabkan Infeksi Saluran Kemih
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan kondisi saat bakteri menginfeksi uretra dan melakukan perjalanan ke kandung kemih serta ginjal. Alat kelamin dan rektum mengandung sejumlah bakteri, dan ini mudah masuk ke uretra, terutama di tubuh wanita, lapor Times of India.
Jadi, sangat penting untuk mengetahui faktor paling umum yang dapat menyebabkan ISK:
1. Komplikasi gastrointestinal
Diare dan sembelit sama-sama mungkin menyebabkan infeksi saluran kemih karena adanya peningkatan risiko di sekitar alat kelamin. Orang yang sembelit juga mengosongkan kandung kemihnya, yang memudahkan perkembangbiakan bakteri.
2. Diabetes
Tingkat diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan gangguan aliran darah ke saraf kandung kemih, membuat kandung kemih sulit berkontraksi. Berkurangnya kekebalan pada orang yang menderita diabetes juga menyebabkan berkembang biaknya bakteri di kandung kemih.
Jadi, menjaga kadar gula darah terkendali merupakan cara terbaik untuk menghindari infeksi saluran kemih.
3. Rambut kemaluan
Rambut kemaluan mencegah masuknya bakteri, tetapi juga dapat berfungsi sebagai 'tangga' bagi bakteri untuk melakukan perjalanan dari anus ke vagina.
Saat melakukan hubungan intim, pastikan untuk memangkas rambut kemaluan karena dapat menjebak bakteri dari alat kelamin pasangan dan menyebabkan infeksi.
4. Dehidrasi
Salah satu alasan paling penting dan umum yang menyebabkan infeksi saluran kemih adalah tidak minum cukup air. Sebab, buang air kecil secara teratur dapat membantu tubuh menyingkirkan bakteri yang ada di kandung kemih.
5. Membersihkan alat kelamin secara salah
Aturan membersihkan alat kelamin setelah buang air kecil atau buang air besar adalah usap dari depan ke belakang. Jika dilakukan sebalikya, akan membuat bakteri dari anus mudah masuk ke vagina.
Hal itu dapat menyebabkan masuknya bakteri ke dalam saluran kemih dan meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4749 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2552 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2191 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1811 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1236 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun