Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
7 Tokoh Bali Raih IHDN Award
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tujuh tokoh meraih penghargaan Adi Dharma Vriti Anugraha dari Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar. Mereka dinilai berjasa dalam memajukan agama Hindu di Tanah Air. Penghargaan disampaikan Rektor IHDN Prof Dr Made Titib dalam rapat senat saat Dies Natalis VIII dan Wisuda XIV di Hotel Grand Bali Beach Sanur, Denpasar, Senin (12/11/2012).
Ketujuh tokoh yang meraih Award yang sudah dua kali diberitakan IHDN itu masing-masing Alm. Dr Narendra Pandit Shastri, Alm. DR HC I Gusti Made Tamba, Alm.Ida Bagus Wayan Gede, Ida Pandita Mpu Daksa Natha Ratu Bagus, Komjen Pol (Purn) Made Mangku Pastika, I Gusti Agung Ngurah Artha, dan Brahmacarya Agus Indra Udayana.
"Tujuh tokoh ini sangat berjasa dalam memajukan agama Hindu di Indonesia," jelas Titib. Dia mencontohkan, almarhum Narendra Pandit Shastri merupakan misionaris Hindu yang datang ke Bali tahun 1951 akhirnya mampu memajukan pendidikan agama Hindu di Indoensia.
Demikian juga Mangku Pastika mantan Kapolda Bali ini, dinilai memiliki komoitmen kuat dalam menjaga kawasan suci Bali dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Bali Mandara. "Gusti Ngurah Artha pendiri Sandhi Murti yang menyebarluaskan ajaran Yoga Dasa aksara ke berbagai daerah di Indonesia dan kawasan Eropa termasuk Eropa Timur," imbuh Titip.
Tak ketinggalan Indra Udayana putra tokoh kharismatis Bali Ibu Gedong, pantas menerima Award sebagai pemimpin Ashram Gandhi di Puri Bali dan Institute of Vedanta.
Menurut Titib, kiprah Indra Udayana mampu memajukan pendidikan spiritual dan kamanusiaan sesuai ajaran Vedanmta dan Mahatma Gandhi di berbagai wilayah Indonesia. "Beliau telah berbicara tentang multikultur dan dialog generasi muda antar agama di 40 negara termasuk di depan majelis umum PBB," imbuhnya. Atas penghargaan yang diterimanya, Gusti Ngurah Artha merasa terharu dengan apresiasi yang diberikan IHDN. "Ini sesuatu yang luar biasa yang IHDN berikan. Ini menunjukkan perhatiannya kepada peran budayawan dan seniman dan orang yang benar-benar mampu mengembangkangkan budaya dan agama di luar komumitasnya.
Penghargaan kepada mereka yang mengembangkan konsep dasar yang bukan provokatif melainkan dengan konsep membangun dan menyadarkan," ucap pria yang akrab disapa Tu Rah ini.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8010 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5650 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2391 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan