Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
72 Dokter Hewan Periksa Kurban di Buleleng Jelang Iduladha
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sebanyak 72 dokter hewan akan dikerahkan untuk memeriksa kesehatan hewan kurban yang akan digunakan untuk keperluan Iduladha 1446/Hijriah. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan hewan kurban aman dari penyakit dan layak dikonsumsi.
Kepala Dinas Pertanian Buleleng Gede Melandrat dikonfirmasi Rabu (4/6) mengatakan, 72 dokter hewan berstatus ASN dan PPPK itu akan disebar di sembilan kecamatan, mulai Kamis (5/6) hingga Jumat (6/6). Puluhan dokter hewan itu akan melakukan pemeriksaan antemortem dan postmortem.
Dimana pada pemeriksaan antemortem, dokter akan memeriksa kondisi fisik hewan seperti lidah, leher hingga kotorannya. Sementara pemeriksaan postmortem dilakukan setelah hewan kurban disembelih. Dokter akan mengecek daging, hingga jeroannya.
"Kalau dari pemeriksaan itu ditemukan ada sapi atau kambing yang terserang penyakit, kami akan melarang masyarakat untuk mengonsumsinya. Sampelnya juga kemudian akan kami bawa ke Balai Veteriner Denpasar," jelasnya.
Sementara terkait jumlah hewan kurban tahun ini, Melandrat mengaku belum mendapatkan data yang pasti. Jumlahnya akan diketahui pada H-1 Idul Adha. "Karena jumlahnya pasti akan terus bertambah," ucapnya.
Disinggung terkait sapi kurban milik Presiden RI Prabowo Subianto, dipastikan akan diserahkan ke Masjid Jami' Safinatussalam. Sapi berukuran 772 kilogram itu dibeli Presiden seharga Rp75 juta dari peternak asal Banjar Dinas Pondok, Desa Petandakan, Buleleng bernama Ketut Sukata.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6039 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2365 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2253 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan