Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




99 Perempuan dan 55 Anak di Bali Terlibat Narkoba

Jumat, 10 September 2021, 19:30 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/99 Persen Perempuan Bali Terlibat Narkoba.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Ganasnya peredaran narkotika kerap mengusik bumi Bali. Dalam penegasan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Pol Dr Petrus Reinhard Golose menyebutkan bahwa anak dan perempuan Bali banyak terlibat narkoba. 

Bahkan mereka berperan sebagai pemakai dan pengedar narkoba. Penjelasan itu disampaikan Komjen Golose di sela-sela penandatanganan MoU antara BNN RI dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA), oleh Menteri KPPPA, I Gusti Ayu Bintang Darmawati. 

Pertemuan berlangsung di LV8 Resort Hotel, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Jumat 10 September 2021 pagi. MoU ini terkait penanggulangan narkoba yang dengan isu perempuan dan anak. Jenderal bintang tiga di pundak itu menegaskan masalah krusial narkoba di Indonesia. 

Dimana para bandar dan pengedar narkoba saat ini menargetkan anak dan perempuan Indonesia sebagai pelaku penyalahguna narkoba. 

Di Bali sendiri, kata Komjen Golose, terdata selama periode 2020 hingga semester I 2021 tercatat 99 perempuan Bali terlibat narkoba. Mirisnya lagi ada 55 orang anak yang terlibat. 

"Umumnya perempuan dan anak yang terlibat itu sebagai pengguna dan pengedar," ungkap mantan Kapolda Bali ini. 

Menyikapi kondisi tersebut, BNN RI sebagai salah satu lembaga yang ditugaskan negara mengatasi masalah narkoba akan melakjkan berbagai langkah konkret. Yakni melakukan sosialisasi yang masif tentang bahaya narkoba sampai ke desa-desa. 

BNN RI juga akan memperkuat sinergi dengan perintah daerah termasuk kementerian KPPPA yang menangani masalah anak dan perempuan. 

"Jadi secara nasional maupun di Bali tingkat keterlibatan anak-anak di bawah 15 tahun dalam narkoba cukup tinggi. Anak-anak ini ada yang jadi pengguna maupun sebagai kurir. Kerja sama dengan Kementerian KPPPA hari ini adalah salah satu upaya untuk memberikan perlindungan terhadap anak dan perempuan," tegas Komjen Golose. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami