Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Akademisi: AI Bukan Pengganti Manusia, Tapi Alat Bantu
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sebagian orang beranggapan kecerdasan buatan atau akal imitasi (AI) akan mengantikan seluruh aktivitas manusia di dunia.
Tetapi, sudut pandang berbeda tentang AI datang dari salah satu akademisi Pariwisata di Tabanan, Dr. Paulus Herry Arianto, M.A., CBC sebagai Deputy Director of PIB College. Menurutnya, AI dinilai dapat membantu seseorang dalam mencari informasi, tentunya dengan cara memilah sesuai dengan kebutuhan seseorang, serta AI menurutnya hanya dijadikan tools saja.
Baca juga:
Telkom Luncurkan AI Center of Excellence untuk Percepat Adopsi Kecerdasan Buatan di Indonesia
"Jadi bagi saya pribadi, AI itu membantu kita. Jadi, sebetulnya AI itu membantu", terangnya, Kamis (9/4/2026) di Tabanan.
Dirinya menyebutkan, pemanfaatan AI hanya sebagai tools yang digunakan untuk mempermudah seseorang dalam melakukan suatu pekerjaan atau mencari informasi.
"AI itu hanya sebagai tools saja ya? Hanya sebagai tools-nya, justru dia menolong," cetusnya.
Ia menyampaikan, sajian informasi disajikan AI tentu dapat dipilah, serta dapat disesuaikan dengan apa menjadi kebutuhan seseorang dalam mencari informasi tertentu.
"Dari sana kita sendiri berpikir, Ini cocok enggak? Ini nyambung enggak dengan masalah kita, rumusan masalah, dengan teori?' Itu sebetulnya membantu," ucapnya.
Kemudian, Hendy Risdianto Wijaya, S.T., M.T., Ph.D. Chairman of Indonesia AI Society, menyebutkan, secara prinsip literasi AI perlu tingkatkan, karena secara umum seseorang tidak bisa menghindari AI. Maka menurutnya, implementasi harus ada, bedanya adalah literasinya harus siap.
"Jadi orang-orang yang menggunakan punya literasi, karena AI bisa hasilkan sesuatu yang salah. Ya pertanyaannya bagaimana dia tahu itu salah atau nggak, nah literasi itu yang membantu kita," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5870 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4612 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2580 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2224 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2203 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan