Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Akses Hutan Kota Banyuasri Terputus Usai Jembatan Bailey Dipindahkan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Akses jalan menuju Hutan Kota di Kelurahan Banyuasri, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, kini tertutup setelah jembatan bailey yang sebelumnya dipinjamkan oleh Kodam IX/Udayana dibongkar.
Kepala Dinas Pertanian Buleleng, Gede Melandrat, pada Selasa (30/9) menjelaskan jembatan bongkar pasang sepanjang 33 meter itu dipindahkan ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membantu masyarakat pascagempa.
Meski demikian, Melandrat menegaskan Hutan Kota seluas 1,9 hektare itu tetap beroperasi dan digunakan sebagai lahan penanaman komoditas pertanian seperti cabai, jagung, dan bunga gumitir. Namun untuk menuju lokasi, pihaknya kini harus menyebrangi Sungai Banyumala.
"Ya harus lewat sungai. Mengantar pupuk ya harus manual. Mudah-mudahan Buleleng ada rezeki, dan Bupati menjadikan pembangunan jembatan untuk akses menuju hutan kota ini sebagai skala prioritas," jelasnya.
Ia menambahkan, bila pembangunan jembatan permanen belum bisa terealisasi karena keterbatasan anggaran, pihaknya mempertimbangkan membuat jembatan darurat dari bahan bambu.
Langkah itu diharapkan dapat menunjang kembali program edukasi pertanian untuk masyarakat maupun para petani. "Selama ini kan Hutan Kota itu juga kami jadikan sebagai tempat edukasi. Dengan tidak adanya jembatan ini, program edukasinya jadi terkendala," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5986 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2651 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2309 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan