Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Alasan Ekonomi, Warga Desa Kelating Curi Bebek
BERITABALI.COM, TABANAN.
Nekat, itulah yang dilakukan oleh I Ketut Sumariada asal Desa Kelating, Kerambitan di masa pandemic Covid-19 yang mencuri bebek milik warga di Desa Penarukan yang tidak jauh dari tempat tinggal pelaku.
Pelaku ditangkap pada Rabu (16/2) setelah ketahuan menjual bebek curiannya, Sumariada langsung dijebloskan ke ruang tahanan Polsek Kerambitan sembari menjalani pemeriksaan.
Pelaku mengaku bukan hanya sekali mencuri bebek milik korbannya, I Gusti Putu Subawa,42, yang tinggal di Banjar Penarukan Bantas, Desa Penarukan.
Sementara korban yang dalam enam bulan terakhir sudah beberapa kali kehilangan bebeknya. Sampai akhirnya pasa Rabu (16/2) dini hari tinggal tersisa 12 ekor.
"Pengakuan tersangka saat diperiksa dua kali. Terhadap korban yang sama," jelas Kapolsek Kerambitan Kompol Bambang Gde Arta, Jumat (17/2).
Namun, Bambang enggan komentar banyak soal motif pelaku melakukan perbuatannya tersebut. Dia hanya menyatakan karena motif ekonomi.
"Kalau motif. Itu relatif. Bisa saja karena tidak ada pekerjaan. Motif ekonomi. Kami fokus ke pembuktian saja," tegasnya.
Atas perbuatan tersangka, pihaknya menerapkan Pasal 362 KUHP tentang pencurian biasa yang ancaman hukumannya paling lama lima tahun penjara.
"Saat ini sudah tersangka. Kami terapkan Pasal Pencurian Biasa. Pasal 362 KUHP," terangnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5030 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3421 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2156 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 872 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan