Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Alasan Joe Biden Mengundurkan Diri dari Pilpres AS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Joe Biden mengumumkan pengunduran diri dari pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat 2024 dan mendukung wakilnya, Kamala Harris, maju sebagai calon presiden dari Partai Demokrat.
Dalam pernyataan pengunduran dirinya pada Minggu (21/7) lewat sosial media, Biden mengatakan keputusan ini dilakukan demi kepentingan terbaik partainya (Demokrat) dan bagi negara.
"Merupakan kehormatan terbesar dalam hidup saya untuk menjabat sebagai presiden Anda," kata Biden dalam surat pengunduran dirinya.
"Dan meskipun saya berniat untuk mencalonkan diri kembali, saya yakin bahwa demi kepentingan terbaik partai saya dan negara, saya harus mengundurkan diri dan hanya berfokus pada pemenuhan tugas saya sebagai Presiden selama sisa masa jabatan saya," imbuhnya.
Langkah tersebut membuat Demokrat kembali dilanda "kekacauan" menjelang pilpres AS, yang akan digelar pada 5 November. Namun penunjukan Biden ke Harris sebagai penggantinya juga membawa angin segar bagi Demokrat.
Harris telah menyatakan komitmennya sebagai pengganti Biden, dan menegaskan akan berjuang untuk meraih dukungan resmi menjelang konvensi partai yang akan digelar Agustus nanti.
"Saya merasa terhormat mendapat dukungan dari Presiden dan niat saya adalah untuk mendapatkan dan memenangkan nominasi ini," demikian pernyataan Kamala Harris pada Minggu (21/7) waktu setempat.
Dilansir AFP, pengunduran diri Biden dari Pilpres AS telah lama diperkirakan sebelumnya. Kabar resmi ini akhirnya datang secara mendadak, beberapa hari usai Biden dinyatakan terjangkit Covid-19 dan tengah beristirahat di Delaware.
Biden mundur juga terjadi lebih dari sepekan usai Donald Trump menjadi sasaran penembakan saat kampanye di Pennsylvania pada Sabtu (13/7) lalu. Trump telah resmi diusung oleh Partai Republik untuk maju di Pilpres AS.
Dalam beberapa minggu terakhir, desakan Biden mundur juga kian keras setelah ia disebut kalah dalam debat pertama melawan Trump. Elektabilitasnya berada di angka 43 persen, dibandingkan Trump yang sejauh ini meraup 46 persen dukungan dalam jajak pendapat.
Usai pengumuman ini, Biden mengatakan akan menyampaikan sikap resminya secara terperinci di depan publik akhir pekan ini.
"Saya akan berbicara di depan publik akhir minggu ini secara rinci tentang keputusan saya," kata Biden.
Untuk saat ini, izinkan saya menyampaikan rasa terima kasih saya yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk melihat saya terpilih kembali," imbuhnya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6026 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4697 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2666 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2355 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2245 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan