Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Ambengan Tetap Ngotot Tak Mau Digabung
Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Banjar (dusun)Ambengan, Sayan, Ubud tetap ngotot tak mau setra (kuburan)-nya digabung atau dibagi dua dengan Banjar Semana. Mereka ngotot lantaran berpegang dengan kesepakatan sebelumnya.
Kesepakatan sebelumnya yang dipegang teguh yakni pihak Semana sebagai pihak Pertama bersedia tak menggunakan kuburan itu lagi, dan menggunakan kuburan yang disediakan oleh pemerintah.
Hal ini ditegaskan saat 4 tokoh masyarakatnya yakni Kelian Adat Ambengan, I Nyoman Dadi, Kelian Dinas, I Putu Dana, Prebekel Dewa Gde Agung, serta Bendesa Cokorda Gede Arjana diundang oleh Bupati Cok Ace di ruang tamu Bupati, guna membahas masalah konflik antar dua banjar yakni Semana dan Ambengan, Rabu (13/8).
" Intinya dalam pertemuan itu, kami menyerahkan sepenuhnya penyelesaian ini kepada Pemkab Gianyar, dengan catatan kami tetap berpegang teguh dengan kesepakatan semula yakni Semana tak lagi menggunakan kuburan kami lagi, " ujar Kelian Adat Ambengan, I Nyoman Dadi.
Sementara Bupati Gianyar Cok Ace dalam pertemuan yang didampingi oleh Kapolsek Ubud, AKP Dewa Putra, Kepala Kesbanglimas, Ida Bagus Gaga Adi Saputra bakal melakukan pertemuan kembali dengan warga Semana yang rencananya dilakukan hari Kamis (14/8). (Art)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6022 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2351 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2244 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan