Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 7 November 2026
AS Siapkan Rp10,6 Miliar Demi Berantas Radikalisme
BERITABALI.COM, DUNIA.
Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (AS) menyalurkan dana hibah sebesar 700.000 Dolar AS atau sekitar Rp 10,6 miliar, ke para peneliti terorisme dan keamanan demi menyelidiki radikalisasi lewat video game.
Dana ini disalurkan ke lembaga Center on Terrorism, Extremism, and Counterterrorism (CTEC) Middlebury Institute dan organisasi nirlaba Take This.
Menurut regulator AS, video game semakin menjadi titik fokus aktivitas sosial dan penciptaan identitas bagi remaja dan dewasa muda selama satu dekade terakhir.
"Hubungan yang dibuat dan dipupuk dalam ekosistem game secara rutin mempengaruhi ke dunia nyata, sekaligus berdampak pada ke komunitas di sekitarnya," kata pemerintah AS, dikutip dari IGN, Kamis (29/9/2022).
Sejalan dengan itu, para ekstremis kerap menggunakan video game dan menargetkan komunitas pemain untuk kegiatan seperti propaganda, mobilisasi, hingga pelatihan teroris.
Proyek ini ditujukan demi memantau dan mengevaluasi aktivitas ekstremis. Hal itu juga mencakup serangkaian workshop untuk pemantauan, deteksi, dan pencegahan eksploitasi ekstremis di dalam permainan.
Workshop itu ditujukan untuk manajer komunitas, desainer multiplayer, pengembang, desainer multiplayer, lore developer, desainer mekanik, hingga ahli trust dan safety.
Upaya ini dilakukan setelah penembakan massal bermotif rasis di Buffalo, New York, AS, yang disiarkan di Twitch dan menyebabkan 10 orang tewas dan tiga lainnya terluka.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 653 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 539 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan