Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Ayo Melali ke Monumen Perjuangan Rakyat Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hari ini Bangsa Indonesia merayakan Hari Pahlawan. Nah, untuk lebih mengetahui lebih jelas tentang perjuangan para pahlawan khususnya di Bali, mari kita ‘melali’ (berwisata) ke Monumen Perjuangan Rakyat Bali di Renon Denpasar.
Monumen Perjuangan Rakyat Bali berdiri anggun di pusat Kota Denpasar. Mulai dibangun sejak 1988, museum ini menyimpan kenangan tentang kegigihan pejuang Bali, dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Perjuangan rakyat Bali dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan ini tergambar dalam 17 diorama. Beberapa di antaranya mengisahkan perjuangan heroik di zaman kerajaan dalam menentang penjajahan. Misalnya, perang Jagaraga di Buleleng, perang Puputan Badung hingga pertempuran Puputan Klungkung.
Beberapa diorama juga menggambarkan sepak terjang rakyat Bali dalam mempertahankan kemerdekaan pascaproklamasi. Antara lain pertempuran di Pelabuhan Buleleng, Selat Bali hingga perang puputan Margarana dibawah pimpinan I Gusti Ngurah Rai.
Menurut pihak pengelola, Museum ini diresmikan pada 2003 oleh mantan Presiden Megawati Sukarnoputri. Untuk memasuki tempat ini, setiap pengunjung dewasa dipungut tiket seharga Rp 2.000. Sedangkan Rp 1.000 untuk anak-anak.
Dalam sehari, tempat ini didatangi 100 hingga 150 pengunjung baik lokal maupun turis asing.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5108 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3426 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2172 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 885 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan